3. Ungkapan Emosi
Dalam video yang beredar luas, Khairul Aiman menyampaikan keluh kesahnya dengan sangat terbuka. Ia menuntut agar harga dirinya sebagai suami dikembalikan dan menegaskan bahwa ia tidak mau terus diinjak-injak. Dalam video tersebut, Aiman juga membahas masalah rumah tangga mereka seperti tuduhan perselingkuhan, komunikasi yang buruk, dan ketegangan yang sudah lama terjadi.
Ada kalimat-kalimat kuat dari Aiman seperti, “aku pukul kau, mahkamah seter, aku dah kena jadi sekarang ni,” yang mengindikasikan tekanan emosional yang sangat besar di antara keduanya.
Meski demikian, Aiman menyatakan tidak akan melakukan kekerasan fisik lagi dan memilih keluar dari rumah demi mengembalikan harga dirinya.
4. Reaksi dan Dukungan
Setelah kejadian viral itu, Siti Jamumall mengunggah pernyataan di TikTok bahwa dirinya belum siap memberikan tanggapan lebih jauh mengenai masalah rumah tangganya. Ia juga mengaku mengalami deviasi kecemasan (deviation anxiety) dan membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekatnya.
Unggahan tersebut mendapat banyak perhatian dan simpati dari netizen yang berharap Siti bisa segera menemukan ketenangan dan kekuatan menghadapi segala tekanan yang ada.
5. Pelajaran
Kisah perceraian Siti Jamumall dan Khairul Aiman mengingatkan kita bahwa di balik kemewahan dan sorotan media sosial, kehidupan pribadi seseorang tidak selalu mulus.
Masalah komunikasi dan tekanan emosional dapat terjadi di mana saja, bahkan di antara pasangan yang tampak bahagia di depan publik.
Selain itu, kisah ini juga menjadi pelajaran penting bagi semua orang untuk menjaga komunikasi dan dukungan dalam rumah tangga, terutama di zaman digital yang cepat menyebarkan informasi pribadi.
BACA JUGA: Banyak yang Salah Paham, Ternyata Ini Maksud Komdigi soal Aturan Gratis Ongkir Dibatasi
Semoga Siti Jamumall dan keluarganya dapat menemukan jalan terbaik untuk masa depan yang lebih damai dan bahagia.






