Ini Kata Ketua MPR, Soal Rencana Amendemen UUD 1945

Rencana Bicara Amendemen UUD Setelah Pemilu 2024

JakartaKetua MPR RI, Bambang Soesatyo, alias Bamsoet mengatakan bahwa rencana untuk mengubah Undang-Undang Dasar (UUD) NRI Tahun 1945 akan dibahas setelah Pemilu 2024.

“Sangat tergantung pada kesepakatan kami, partai politik yang ada. Untuk sementara, kesepakatan adalah kami bahas nanti setelah pemilu,” kata Bamsoet, setelah bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

Alasan Penundaan Amendemen UUD

Menurut Bamsoet, penundaan ini tergantung pada kesepakatan partai politik yang ada. Ia mengungkapkan keprihatinannya jika amendemen UUD dibahas mendekati Pemilu 2024 karena hal itu bisa menimbulkan kecurigaan terkait perpanjangan masa jabatan presiden.

“Karena kalau sekarang, takutnya bukan apa, dicurigai untuk perpanjang masa jabatan presiden, untuk apa lagi? Penundaan pemilu dan seterusnya,” ujarnya.

Potensi Dampak Negatif Polemik Amendemen UUD

Ia khawatir bahwa pembicaraan mengenai amendemen UUD dalam waktu dekat bisa menimbulkan polemik yang kontraproduktif dengan situasi saat ini, terutama menjelang Pemilu 2024.

“Kami berkesimpulan bahwa membahas amendemen UUD nanti pasca-pemilu,” ujar Bamsoet.

Pertemuan dengan Presiden Jokowi dan Fokus Utama

Bamsoet menjelaskan bahwa dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi, pembicaraan tidak membahas amendemen UUD.

Para pimpinan MPR hadir untuk menyampaikan persiapan Sidang Tahunan MPR RI yang akan diadakan pada tanggal 16 Agustus 2023.

Baca juga: Dua Kader PPP Dilantik Jadi Wamenag dan Anggota Wantimpres

“Tak ada. Kami enggak menyampaikan, kami hanya menyampaikan bahwa Pak Arsul (Wakil Ketua MPR) menyampaikan, ya, itu domainnya MPR, domainnya partai-partai politik yang ada di parlemen,” kata dia.

Penekanan pada Pentingnya Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN)

Selanjutnya, ia mengakui bahwa pada hari sebelumnya, MPR membahas pentingnya Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) dalam perjalanan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar