Jerman Jago Gedor Tapi Tembok Prancis Tebal

RUANGBICARA.co.id – Duel ideal. kira-kira itulah gambaran yang akan tersaji pada final Piala Dunia U-17 yang mempertemukan Jerman vs Prancis di Stadion Manahan Solo pada Sabtu malam (2/12/2023). Setelah melewati sejumlah fase, akhirnya duo Eropa ini jumpa di pengujung turnamen kulit bundar level dunia. Siapa juaranya?

Sebelum menjawab itu, ada baiknya menengok perjalanan keduanya hingga mencapai partai puncak. Ingat, Jerman dan Prancis merupakan dua tim yang memperoleh hasil sempurna di fase penyisihan grup.

Kedua tim memperoleh hasil sempurna dengan tiga kali menang. Bedanya adalah Prancis tak pernah kebobolan satu gol pun di penyisihan grup. Sementara Jerman kemasukan 2 gol.

Di babak knock-out, Prancis terus menjaga keperawanan gawangnya. Di babak 16 besar Prancis mengalahkan Senegal lewat drama adu penalti setelah bermain kacamata pada waktu normal.

Di babak perempat final, gawang Ayam Jantan juga masih karena berhasil menang atas Uzbekistan dengan skor tipis 1-0. Baru di semifinal gawang Prancis jebol oleh Mali, sebelum akhrnya berhasil comeback dan memulangkan tim Afrika itu dengan skor 2-1.

Sementara Jerman, terbilang lebih produktif mencetak gol ketimbang Prancis. Jika Prancis berhasil mengemas total 10 gol hingga mencapai babak final, maka Jerman lebih meyakinkan dalam urusan merobek jala lawan.

Baca juga: Masih Perawan, Prancis Bisa Meringis Dihajar Mali

Sebanyak total 16 gol berhasil diciptakan pasukan Der Panzer sebelum jumpa Prancis. Artinya tim asuhan Christian Wuck jauh lebih produktif ketimbang tim asuhan Jean-Luc Vannuchi. Sebaliknya, untuk urusan menjaga pertahanan, Les Blues justru lebih piawai. Di bawah komando Kayi Sanda, gawang Prancis yang dikawal Paul Argney relatif lebih mampu menghalau gempuran lawan.

Dari dua fakta tersebut, maka bisa dianalisis bahwa final Pildun U-17 kali ini mempertemukan dua kutub kekuatan. Prancis kuat dalam bertahan, sementara Jerman kuat dalam menyerang. Akankah pertandingan berjalan alot? Akankah final ini disudahi dengan adu tos-tosan? Jawabannya sangat mungkin.

Final ini sebenarnya hanyalah pengulangan Final Euro U-17 yang juga mempertemukan Jerman vs Prancis. Final yang dilangsungkan pada Juni 2023 lalu di Hungaria itu akhirnya dimenangkan Jerman melalui babak adu penalti, setelah bermain 0-0 pada waktu 90 menit.

Jadi boleh dibilang kedua tim sesungguhnya sudah saling mengenal. Bahkan mayoritas starting eleven-nya pun tak jauh beda.

Kendati relatif berimbang, secara mental bermain, Jerman lebih teruji karena berhasil melewati adanga tim calon juara seperti Spanyol dan Argentina. Jika tak ada kejadian luar biasa, seperti kartu merah atau hukuman penalti, maka Jerman lebih berpeluang untuk mengawinkan gelar Eropa dan Dunia di tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar