Jokowi Didesak Mahasiswa Evaluasi Menteri Investasi dan ESDM

Jakarta – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menekankan perlunya evaluasi terhadap kinerja Menteri Investasi dan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam menangani gejolak yang mempengaruhi berbagai sektor di masyarakat.

Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Alam PB PMII, Giffary Bertamin, mengatakan bahwa situasi ini telah mengganggu ekonomi, politik, dan keamanan daerah.

“Masyarakat lapisan bawah makin bingung dan ketakutan akan kerusuhan yang lebih besar. Kondisi seperti ini mengakibatkan beberapa sektor menjadi terganggu,” kata dia, dalam keterangannya Minggu, (1/10/2023).

Sektor Ekonomi

Menurut Giffary, sektor ekonomi, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terdampak serius akibat gejolak tersebut.

Banyak UMKM yang tidak berani beroperasi karena khawatir dengan bentrok-bentrok yang mungkin terjadi.

Dari sisi politik, timbul banyak asumsi liar di masyarakat terkait kericuhan, yang bisa merongrong kepercayaan pada lembaga negara.

“Asumsi ini yang perlahan-lahan menjadikan masyarakat semakin terkikis kepercayaannya terhadap lembaga negara,” ujar Giffary.

Sektor Keamanan

Keamanan daerah juga menjadi perhatian, dengan adanya gejolak sosial, beberapa daerah terlihat kesulitan dalam mengatasi masalah yang muncul.

Giffary mencatat beberapa daerah yang terkena dampak, seperti Tragedi Rempang di Batam, Tragedi Seruyan di Kalimantan Tengah, dan Tragedi Pohuwato di Gorontalo. Semua ini, menurutnya, berhubungan dengan pengawasan yang lemah di sektor investasi, terutama di bidang mineral dan batubara.

Kritik Sistem Perizinan

Selain itu, ia juga mengkritik sistem perizinan terpusat yang sering kali membingungkan daerah, dan meminta Presiden Jokowi untuk mengevaluasi kinerja Menteri ESDM (Arifin Tasrif) dan Menteri Investasi (Bahlil Lahadalia).

Jika terbukti melakukan pelanggaran, PB PMII mendesak Presiden untuk mencopot mereka dan menempatkan orang yang kompeten sesuai bidangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *