Kakanwil Kemenkumham Banten Tinjau Program Pembinaan di SAE Lapas Rangkasbitung

LebakLembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Banten dan jajaran, di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas III Rangkasbitung Jumat, (5/1/2024).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran pembinaan di SAE Lapas Rangkasbitung. Kakanwil beserta jajarannya dari Kadiv memantau langsung setiap program yang sedang berjalan.

Dodot Adikoeswanto, Kakanwil Kemenkumham Banten, menyatakan bahwa SAE Lapas Rangkasbitung mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) satu-satunya di wilayah Banten pada tahun ini.

Lebih lanjut, seluruh program pembinaan, termasuk di dalamnya pembinaan peternakan, perikanan, dan pertanian, merupakan inisiatif dari Lapas Rangkasbitung.

Baca juga: Pemkab Lebak Tanam Ribuan Pohon Kelor untuk Percepatan Penurunan Stunting

“Tentu kami harus memastikan seluruh program berjalan lancar, jadi kami pantau secara langsung sarana dan prasarana nya, apalagi tahun ini dinobatkan predikat WBK, jadi harus maksimal,” ujar Kakanwil saat berada di SAE Lapas Kelas III Rangkasbitung.

SAE Lapas Rangkasbitung memiliki luas 2,5 hektar yang disediakan untuk kegiatan bertani, perikanan, dan peternakan. Hasil-hasil pertanian, seperti sayuran, ikan lele, dan telur ayam, dijual ke pasaran.

Suriyanta Leonardo Situmorang, Kalapas Kelas III Rangkasbitung, mendampingi langsung Kakanwil dan jajaran dalam kunjungan ke SAE Lapas Rangkasbitung. Menurut Suriyanta, kunjungan tersebut menjadi kebanggaan bagi Lapas Rangkasbitung, karena SAE menjadi tempat edukasi bagi narapidana di lembaga tersebut.

“Selain tempat yang luas tentu program pembinaan kamipun beragam, suatu kebanggaan memperlihatkan nya pada Kakanwil dan mendapat dukungan penuh dari beliau,” ujar Kalapas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *