“Kami akan terus menambah jumlah kereta yang beroperasi. Pada kereta cepat, jumlah unit akan ditingkatkan dari 48 menjadi 62. Sedangkan untuk LRT, dari 20 unit akan ditambah menjadi 27. Dengan penambahan frekuensi ini, kami berharap jumlah penumpang akan terus meningkat,” jelas Kartika.
Lebih lanjut, Kartika mengungkapkan bahwa pemerintah masih menargetkan agar Whoosh bisa mencapai 29.000 penumpang per hari dalam 2-3 tahun ke depan.
“Target saat ini masih sedikit di bawah, tetapi masih bisa kita kejar. Mungkin dalam 2 tahun ini kita bisa mencapainya. Awalnya ditargetkan 29.000 penumpang per hari, jadi kita sudah mendekati. Kami kejar agar bisa mencapai target sesuai proyeksi awal dalam 2 sampai 3 tahun,” tambahnya.
Pada akhirnya, rapat ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas transportasi umum di Indonesia. Secara khusus, tujuan utama adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
BACA JUGA: Sosok Ini Pernah Menolak Proyek Kereta Cepat, Simak Alasannya
Dengan demikian, diharapkan transportasi umum di Indonesia akan semakin efisien dan nyaman bagi pengguna.






