Kelompok Minoritas di Tangsel Dipersekusi, Aktivis Ini Layangkan Kecaman

Jakarta – Jaringan Aktivis Lintas Agama Nusantara (JALAN) menggelar konferensi pers untuk mengecam tindakan persekusi terhadap kelompok minoritas di Indonesia. Acara ini berlangsung di Ibis Budget Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (15/05/2024).

Panji Sukma Nugraha, Ketua Umum JALAN, menyatakan dengan tegas bahwa mereka menolak tindakan persekusi terhadap kelompok minoritas yang dilakukan oleh kelompok tertentu yang mengatasnamakan SARA.

“Kami menolak dengan tegas tindakan persekusi terhadap kelompok minoritas di Indonesia oleh kelompok tertentu yang mengatasnamakan SARA,” kata Panji dalam konferensi pers, Rabu (15/05/2024).

Menurut Panji, tindakan persekusi terhadap kelompok minoritas mencerminkan kegagalan dalam memahami pluralisme dan nilai-nilai Pancasila oleh sebagian orang dan kelompok.

Ia menyoroti kasus persekusi terbaru di Tangerang Selatan, di mana sejumlah umat diserang saat beribadah.

BACA JUGA: Aktivis Milenial Nasional Mengecam Bank Dunia dan Meminta Agar Menteri Luar Negeri Bersikap Tegas

Seruan untuk Penegakan Hukum dan Menjaga Kebhinekaan

1. Mendorong Penegakan Hukum

JALAN mendorong aparat penegak hukum untuk memproses hukum kelompok dan aktor intelektual di balik persekusi di Tangerang Selatan.

2. Ajakan Menahan Diri

Mereka meminta semua pihak untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh isu SARA yang dapat memperkeruh suasana sosial di masyarakat.

3. Mengajak Menjaga Suasana Damai

JALAN mengajak pemuda, mahasiswa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuka agama, tokoh publik, dan tokoh politik untuk bersama-sama menjaga suasana damai dan kebhinekaan agar Indonesia tetap menjadi Rumah Bersama.

Dengan demikian Konferensi pers ini menegaskan komitmen mereka untuk melawan persekusi dan menjaga keutuhan sosial di Indonesia.

Mereka berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk menciptakan suasana yang damai dan harmonis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *