Kemenperin Dukung Transformasi IKM dengan Teknologi Startup

Jakarta – Dalam era globalisasi, transformasi teknologi menjadi kunci utama dalam perkembangan industri manufaktur. Kementerian Perindustrian Indonesia, sebagai bagian integral dari Gerakan Making Indonesia 4.0, telah memulai serangkaian inisiatif yang mendukung startup teknologi dalam membantu industri kecil menengah (IKM) mengatasi berbagai tantangan dengan mengadopsi teknologi.

Program Startup for Industry Kementerian Perindustrian

Kementerian Perindustrian memperkenalkan Program Startup for Industry, sebuah inisiatif yang bertujuan mempersiapkan startup teknologi Indonesia agar dapat menjadi penyedia solusi bagi industri dan masyarakat.

“Dengan Program Startup for Industry, kami berupaya mempersiapkan startup teknologi Indonesia agar dapat memberikan solusi bagi sektor industri dan masyarakat,” Jelas Reni Yanita, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kemenperin, dalam Acara Indonesia 4.0 Conference & Expo di JIExpo Kemayoran (23/8/2023).

Peran Startup4industry dalam Hubungan Industri dan Startup

Startup4industry memiliki peran penting sebagai penghubung antara industri dan startup. Mereka memberikan akses ke sumber daya seperti produksi massal, pembiayaan, peluang implementasi teknologi, dan ekspansi pasar. Tujuan utama Startup4industry adalah meningkatkan daya saing, nilai tambah, dan efisiensi di sektor industri sesuai dengan Gerakan Making Indonesia 4.0.

Seleksi Finalis Program Startup for Industry

Program Startup for Industry 2023 menggelar seleksi ketat yang menarik 1.115 startup, dengan 111 di antaranya terpilih sebagai finalis. Dari finalis tersebut, 20 startup akan menjalankan proyek implementasi selama tiga bulan di mitra industri kecil dan menengah. Mereka akan dibimbing oleh tim Startup4industry dengan fokus pada solusi teknologi seperti automation, IoT, digitalisasi, AI, green industry, teknologi imersif, pemasaran digital canggih, dan pelacakan.

Baca juga: Gelaran Inari Expo 2023 Bakal Dihelat Bulan September

Dukungan Pemerintah dalam Pendanaan dan Penghargaan

Ditjen IKMA Kemenperin telah mengalokasikan pendanaan sebesar Rp3 miliar untuk 58 proyek implementasi dari tahun 2018 hingga 2023. Setelah menyelesaikan program, startup pemenang juga akan menerima penghargaan. Reni Yanita berharap bahwa Startup4industry akan menginspirasi transformasi teknologi dalam industri untuk tujuan ekspansi dan keberlanjutan usaha.

Kontribusi Acara Indonesia 4.0 Conference & Expo

Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut, Dini Hanggandari, mengatakan Acara Indonesia 4.0 Conference & Expo di JIExpo Kemayoran menjadi platform penting bagi Kemenperin untuk mempromosikan Program Startup for Industry.

“Kami ikut serta dalam pameran Indonesia 4.0 Conference & Expo untuk memperkenalkan Program S4I melalui kemitraan dengan Asosiasi Start Up For Industry Indonesia (Starfindo),” kata Dini.

Pendapat Finalis Mengenai Program Startup4Industry

Beberapa finalis berbagi pandangan mereka mengenai Program Startup4Industry. Veren dari Head of Commercial Business Primeskills fokus pada engagement marketing dengan menggunakan fitur AR Gamification untuk meningkatkan loyalitas pelanggan.

Sugeng Mulyadi dari Business Development Trinusa menambahkan bahwa seleksi kompetisi Startup4Industry membantu pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Mendorong Transformasi Industri Melalui Startup

Dalam upaya meningkatkan industri kecil menengah, Kementerian Perindustrian Indonesia terus menjembatani kolaborasi antara startup teknologi dan IKM melalui Program Startup for Industry. Dengan solusi inovatif dan transformasi digital, diharapkan IKM mampu menguatkan daya saing mereka dalam era industri yang terus berkembang. Dengan demikian, transformasi teknologi akan terus menjadi kunci dalam menghadapi tantangan globalisasi di dunia industri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *