Ketua DPR AS Dipecat, Ini Alasan dan Penyebabnya

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS mengalami goncangan besar dengan pemecatan Kevin McCarthy sebagai ketua. Kejadian ini menjadi sorotan utama karena McCarthy dicopot dari jabatannya melalui mosi tidak percaya, suatu kejadian langka dalam sejarah DPR di Amerika Serikat (AS).

Alasan Pemecatan

Pencopotan McCarthy dipicu oleh dukungan dari sekelompok delapan anggota Partai Republik konservatif garis keras yang bersatu dengan anggota Partai Demokrat. Mereka sepakat menyetujui “mosi untuk mengosongkan” yang diajukan oleh Perwakilan Partai Republik Matt Gaetz dari Florida, seorang lawan politik lama McCarthy. Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi McCarthy, terutama setelah ia mendukung rancangan undang-undang pendanaan jangka pendek yang disetujui bersama oleh Partai Demokrat.

Langkah Selanjutnya dan Calon Pengganti

Setelah pemecatan McCarthy, anggota Parlemen Patrick McHenry mengambil peran sebagai juru bicara sementara. Konferensi Partai Republik di DPR dijadwalkan untuk bertemu malam ini guna merencanakan langkah-langkah selanjutnya. Beberapa pendukung McCarthy berencana mengusulkan namanya pada putaran pemilihan ketua berikutnya. Namun, Pemimpin Mayoritas Tom Emmer dari Minnesota dan Pemimpin Mayoritas Steve Scalise dari Louisiana juga diusulkan sebagai calon pengganti yang potensial.

Baca juga: Temuan Menarik Jejak Dinosaurus di Alaska, Amerika Serikat

Pengaruh Terhadap Kepemimpinan McCarthy

Kepemimpinan McCarthy sebelumnya telah mengalami penurunan sejak terpilih pada bulan Januari. Kelompok kecil yang dipimpin oleh Gaetz telah menyuarakan ketidakpuasan terhadap kepemimpinan McCarthy.

Beberapa sekutu McCarthy bahkan dilaporkan “memohon” pada anggota DPR dari Partai Demokrat untuk mempertahankan jabatannya sebagai ketua.

“Kami membutuhkan Kevin McCarthy untuk tetap menjadi pembicara kami,” kata Emmer saat debat, dikutip Rabu (4/10/2023).

“Kami akan tetap fokus pada misi kami untuk memberikan kemenangan yang masuk akal bagi rakyat Amerika,” tambahnya, dilansir CNBC International,.

Reaksi dan Kritik

Sejumlah anggota Partai Republik menyatakan kebencian terhadap McCarthy, menilai bahwa langkahnya untuk bekerjasama dengan Partai Demokrat mengkhawatirkan.

Matt Gaetz menegaskan bahwa McCarthy tidak lagi mewakili kepentingan kaukus Partai Republik setelah mendukung rancangan undang-undang pendanaan bersama dengan Partai Demokrat.

“Tidak ada yang egois jika menginginkan ketua DPR yang mengatakan kebenaran,” ujarnya.

Kejadian ini menciptakan ketegangan di antara anggota DPR, dan ketidakpuasan terhadap McCarthy semakin terbuka. Konferensi malam ini diharapkan memberikan gambaran lebih lanjut mengenai arah ke depan DPR pasca-pemecatan McCarthy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *