Jakarta – Korea Selatan telah menyatakan komitmennya untuk memperluas investasi di Indonesia, dengan fokus pada beberapa sektor utama. Investasi ini mencakup bidang digitalisasi keuangan, manufaktur, serta pengembangan pusat perbelanjaan oleh Lotte Shopping.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, setelah pertemuan dengan delegasi bisnis Korea Selatan yang dipimpin oleh Chairman Lotte Corporation, Shin Dongbin.
Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Rabu (30/4/2025).
BACA JUGA:Â Dari Nabung Bisa Dapat Mobil Mewah, Kisah Nasabah Universal BPR Ini Asli Bikin Iri
“Indonesia dan Korea Selatan memiliki potensi yang luar biasa dalam beragam sektor ekonomi, termasuk manufaktur, teknologi, energi, dan infrastruktur,” kata Airlangga, Rabu (30/4/2025).
Seiring berjalannya waktu, hubungan diplomatik antara Indonesia dan Korea Selatan telah berkembang pesat. Selama beberapa tahun terakhir, kedua negara telah memperluas kerja sama di berbagai bidang.
Beberapa di antaranya adalah pembangunan tahap lanjut mobil listrik dan ekosistem hidrogen yang dipimpin oleh Hyundai Motor Company, serta kolaborasi antara POSCO dan Krakatau Steel untuk memperkuat investasi dan hilirisasi baja nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Airlangga dan FKI juga membahas berbagai topik, termasuk komitmen investasi digitalisasi sektor keuangan yang dijalankan oleh Hanhwa General Insurance.
Selain itu, ada juga rencana pengembangan pabrik katoda menggunakan nikel Indonesia untuk memenuhi permintaan pasar global di Eropa, Asia, dan Amerika. Kerja sama berkelanjutan seperti investasi Lotte Shopping di Indonesia juga menjadi agenda yang terus diperkuat.
Sementara, Chairman Shin Dongbin mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia, terutama dalam mematangkan industri manufaktur dan mempercepat implementasi Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK CEPA).
Ia juga menyoroti pentingnya negosiasi tarif resiprokal yang sedang dilakukan Indonesia dengan Amerika Serikat, yang diharapkan dapat mendukung keberlanjutan investasi Korea Selatan di Indonesia.
Korea Selatan dikenal sebagai negara dengan teknologi dan inovasi terbaik, sementara Indonesia memiliki potensi besar melalui Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang melimpah.
Kolaborasi yang terjalin antara kedua negara ini diyakini akan menghasilkan pembangunan berkelanjutan, dengan memperhatikan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial.






