Mahasiswa di Lebak Ajak Masyarakat Kelola Sampah Menjadi Potensi Uang

Lebak – Mahasiswa yang tergabung dalam KKN-PKM STAI Wasilatul Falah Kelompok 2, menggelar Seminar Pelatihan Manajemen Pengelolaan Sampah Menjadi Cuan di Aula Desa Sangkanwangi, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Kamis 1 Februari 2024.

Ketua KKN-PKM STAI Wasilatul Falah Kelompok 2 Wasilatul Falah Hasan Komarudin mengatakan, dalam menyelengarakan seminar mahasiswa berkolaborasi dengan Koperasi Nol Limbah Nusantara untuk meluncurkan Bank Sampah Digital sebagai langkah nyata mengatasi permasalahan sampah.

“Gerakan Nol Limbah ini bertujuan mengurangi dampak negatif sampah terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Bank Sampah Digital, yang diinisiasi oleh inisiator Mulyadi Amin, menjadi langkah cerdas dalam mengelola sampah secara efisien,” kata Hasan kepada media, Jumat (2/2/2024).

Baca juga: Keren! Sekolah Ini Sulap 200 Kg Sampah Menjadi Ecobrick

Inisiator Bank Sampah Digital Mulyadi Amin menjelaskan, kegiatan yang digelar agar masyarakat senantiasa kebersihan lingkungan dan menjaga ekosistem alam.

Selain itu, Mulyadi melanjutkan, kegiatan tersebut merupakan edukasi kepada masyarakat agar bisa memgelo sampah menjadi sumber pendapatan.

“Sampah yang dikumpulkan akan dikelola secara digital oleh pengelola Bank Sampah secara profesional dan transparan. Ide sederhana ini menjadi solusi untuk mengedukasi masyarakat dalam mengelola sampah menjadi sumber pendapatan,” ucapnya.

Sementara Abdul Qosim tokoh masyarakat Desa Sangkanwangi, mengapresiasi langkah Mahasiswa KKN STAI Wasilatul Falah. Sehingga masyarakat mendapatkan edukasi dan tatara mengelola sampah agar tidak mengotori lingkungan.

Baca juga: Tampung Sampah Seluruh Banten, TPSA Regional Bakal Dibangun di Lebak

“Bank Sampah Digital diharapkan menjadi tonggak awal menuju wilayah bebas sampah, mendukung Gerakan Nol Limbah Nusantara,” pungkasnya.

Seminar diikuti oleh puluhan masyarakat Desa Sangkanwangi. Selain itu turut hadir juga dukungan para pemuda dalam mendukung terlaksananya acara seminar di Aula Desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *