Mami Icha Ditangkap, Diduga Eksploitasi Anak di Bawah Umur untuk Prostitusi

Jakarta – Seorang wanita berusia 24 tahun dengan inisial FEA alias Mami Icha telah ditangkap karena diduga terlibat dalam tindak pidana prostitusi dan eksploitasi anak di bawah umur dengan menjual mereka kepada pria hidung belang.

“Diduga melakukan dugaan tindak pidana prostitusi atau layanan seksual atau eksploitasi secara seksual terhadap anak (anak sebagai korban) melalui medsos dan atau tindak pidana perdagangan orang (TPPO),” kata Kombes Ade Safri Simanjuntak, Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, kepada wartawan pada Sabtu (23/9/2023).

Korban Dua Anak Perempuan

Dua anak perempuan berusia 14 dan 15 tahun menjadi korban dari Mami Icha. Mereka tergoda oleh iming-iming bayaran yang menggiurkan dari tersangka.

“Anak korban SM (14) baru pertama kali akan melakukan pekerjaan tersebut dengan tujuan ingin membantu neneknya karena anak korban tinggal bersama neneknya. Dijanjikan akan mendapatkan uang sebesar Rp 6 juta. DO (15) baru pertama kali dipekerjakan oleh tersangka FEA, dijanjikan diberikan uang sebesar Rp 1 juta,” jelasnya.

Baca juga: Pelanggan Tak Puas, Gadis Open BO di Tasikmalaya Dibunuh

Sejak 2023, Mami Icha telah Jadi Mucikari

Icha telah menjadi mucikari sejak April 2023, dan dia mendapatkan keuntungan dari mengeksploitasi seksual anak di bawah umur.

“Tersangka FEA sebagai mucikari mendapat bagian 50 persen dari setiap transaksi. Untuk anak korban (anak sebagai korban) awal mula bisa masuk dan mengenal tersangka FEA dari jaringan pergaulan. Sebagian besar anak korban masih sekolah,” tambahnya.

21 Anak Telah Dipekerjakan

Diduga kuat, Icha telah mempekerjakan 21 anak di bawah umur sebagai pekerja seks komersial (PSK). Saat ini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasus ini.

“Hasil identifikasi awal dari sosial media milik tersangka FEA, diduga masih ada atau terdapat 21 orang anak yang dieksploitasi oleh tersangka secara seksual dan diduga masih merupakan anak di bawah umur,” tambahnya.

Mami Icha Dijerat Pasal 27 ayat 1

Saat ini, Mami Icha sedang menjalani pemeriksaan. Dia dijerat dengan berbagai pasal termasuk Pasal 27 ayat 1 jo Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta pasal-pasal terkait prostitusi dan perdagangan orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *