Mengenal Mahindra, Perusahaan Global yang Pasok 35.000 Pik Up untuk Koperasi Desa Merah Putih

Pickup kami dirancang untuk bekerja di kondisi berat dengan biaya operasional minimal. Volume yang disepakati dalam kerja sama ini bahkan setara dengan total volume ekspor kami pada tahun fiskal 2025. Sejalan dengan filosofi ‘Rise’ Mahindra, kolaborasi ini mencerminkan komitmen kami dalam mendorong kemajuan dan mendukung program prioritas nasional,” ungkap dia.

Seperti diketahui, model kendaraan yang digunakan adalah Mahindra Scorpio Pickup, kendaraan yang diproduksi di Pabrik Nashik, India. Kendaraan ini diklaim secara global karena daya tahannya di medan berat, kapasitas angkut besar, serta efisiensi biaya operasional.

Dalam implementasinya nanti, 35.000 unit pik up tersebut disebut akan memainkan dua peran utama dalam ekosistem koperasi desa.

Pertama, sebagai sarana first-mile aggregation, yakni mengangkut hasil panen langsung dari lahan petani menuju koperasi. Kedua, mendukung logistik antar desa untuk memastikan distribusi barang dalam jaringan koperasi berjalan lancar dan cepat. Maka, lanjutnya, dengan sistem tersebut, jarak antara petani sebagai produsen dan pasar dapat dipangkas. Rantai distribusi menjadi lebih ringkas, biaya logistik ditekan, dan nilai jual hasil pertanian berpotensi meningkat.

Mengenal Mahindra Lebih Dekat

Perusahaan ini didirikan pada 1945, dan kini berkembang menjadi salah satu federasi perusahaan multinasional terbesar di dunia. Mahindra Group sendiri diketahui memiliki sekitar 324.000 karyawan dan beroperasi di lebih dari 100 negara. Bahkan, Mahindra dikenal sebagai pemimpin pasar alat pertanian dan SUV di India, serta perusahaan traktor terbesar di dunia berdasarkan volume produksi.

Selain sektor otomotif, Mahindra juga memiliki lini bisnis di bidang energi terbarukan, pertanian, logistik, teknologi informasi, jasa keuangan, hingga properti dan perhotelan.

BACA JUGA: Emas Antam Bergerak Naik di Awal Ramadan, Buyback Ikut Menguat

Perusahaan ini juga diklaim katanya, memiliki komitmen kuat terhadap prinsip ESG (Environmental, Social, Governance), dengan fokus pada pembangunan desa dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *