Mengenal Redenominasi dan Manfaatnya, Rencana Purbaya Perkecil Nilai Mata Uang

2. Meningkatkan Kredibilitas Rupiah di Mata Dunia

Nominal mata uang yang terlalu besar sering diasosiasikan dengan kondisi ekonomi yang kurang stabil atau pernah mengalami inflasi tinggi. Melalui redenominasi, rupiah diharapkan memiliki citra yang lebih kuat dan sejajar dengan mata uang negara maju seperti dolar AS atau euro, sehingga meningkatkan kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.

3. Dampak Psikologis Positif bagi Masyarakat

Harga barang yang terlihat “lebih kecil” setelah redenominasi juga memberi efek psikologis yang baik. Misalnya, harga secangkir kopi yang sebelumnya Rp25.000 akan menjadi Rp25. Angka yang lebih kecil dianggap lebih wajar dan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kestabilan ekonomi nasional.

4. Menuju Stabilitas Ekonomi Jangka Panjang

Dalam jangka panjang, redenominasi berpotensi membantu menjaga inflasi tetap terkendali. Ketika masyarakat memiliki kepercayaan tinggi terhadap mata uangnya sendiri, gejolak harga dapat lebih mudah dikelola. Selain itu, penyederhanaan nominal juga mempermudah sistem pembayaran, pencatatan, hingga transaksi lintas negara.

BACA JUGA: Menkeu Purbaya Beberkan Strategi Jitu Dorong Ekonomi Tumbuh 5,5 Persen di 2025

Meski wacana redenominasi sudah beberapa kali muncul di masa lalu, kali ini pemerintah tampak lebih serius dalam mempersiapkannya. Purbaya menegaskan, kebijakan ini tidak akan merugikan masyarakat, melainkan menjadi langkah strategis menuju ekonomi yang lebih efisien, stabil, dan berdaya saing global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *