Mengenal Waduk Karian yang Besok Akan Diresmikan Jokowi

Jakarta – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan meresmikan Bendungan Karian, proyek terbesar ketiga di Indonesia, besok di Desa Pasirtanjung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten Senin (8/1/2024) besok.

Bendungan ini menjadi fokus utama dengan luas genangan 1.740 hektare dan tampungan air sebesar 314,7 juta meter kubik. Sebagai proyek multifungsi dan strategis nasional, inilah gambaran lengkapnya.

Proyek yang Dimulai Sejak 2015

Dengan anggaran mencapai Rp 1,07 triliun, pembangunan Bendungan Karian dimulai sejak Oktober 2015. Proyek ini dikerjakan oleh Daelim Industrial Co, Ltd.-PT Wijaya Karya (Persero)-PT Waskita Karya (Persero) Joint Operation.

Rencana induk dan studi kelayakan lebih lanjut tengah dikaji untuk melanjutkan pembangunan dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

Baca juga: Menanti Kampung Mati yang Perlahan Akan Tenggelam

Manfaat Agraris dan Ekonomis

Adapun manfaatnya, Bendungan Karian yang dibiayai oleh APBN, bertujuan meningkatkan pasokan air untuk lahan pertanian seluas 22.000 hektare di Kabupaten Lebak.

Baca juga: Besok! Presiden Jokowi ke Banten dan Akan Resmikan Waduk Karian di Lebak, Ini Jadwal Lengkapnya.

Dengan irigasi yang dirancang, diharapkan produksi gabah dapat meningkat signifikan, mencapai 162.800 ton per tahun, membawa dampak positif senilai Rp500 miliar.

Dukungan Energi dan Pengendali Banjir

Selain mendukung sektor pertanian, Bendungan Karian juga diharapkan menjadi sumber energi listrik sebesar 1,8 MW, mampu menerangi 10.000 rumah di sekitarnya.

Baca juga: Misteri Munculnya Makam di Waduk Gajah Mungkur

Peran pengendali banjir di wilayah Lebak-Serang, termasuk di Jalan Tol Balaraja-Merak, menambah keberagaman manfaat yang dibawa proyek ini.

Pasokan Air Baku untuk Wilayah Tertentu

Bendungan Karian juga memiliki dampak signifikan dalam memasok air baku untuk kebutuhan rumah tangga dan industri. Tujuh kota/kabupaten, termasuk Kota Serang, Kota Cilegon, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Serpong, Kabupaten Lebak, dan wilayah barat Provinsi DKI Jakarta, akan mengandalkan waduk ini sebagai sumber utama air baku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *