Mengukur Nyali Mali

Semifinal Pildun U-17

RUANGBICARA.co.idPiala Dunia U-17 sudah memasuki babak semifinal. Tersisa empat tim dari 24 peserta. Keempatnya adalah Prancis, Mali, Argentina, dan Jerman. Mengejutkan, karena dari keempat negara itu, hanya Prancis yang masuk dalam tim unggulan.

Lantas apakah Mali, Argentina, dan Jerman bukanlah tim yang bagus sehingga tidak diunggulkan? Jangan salah menilai sob. Justru Mali dan Jerman yang boleh dibilang tampil konsisten sepanjang Pildun U-17 digelar di empat stadion yang ada di Indonesia (Gelora Bung Tomo, Stadion Manahan Solo, Stadion Si Jalak Harupat Bandung dan JIS Jakarta).

Dan yang paling fenomenal pada Pildun ini justru adalah Tim Tango Argentina yang pada perempat final membekuk Brasil dengan skor telak 3-0. Padahal di pertandingan awal penyisihan grup, Argentina justru keok di tangan Senegal (2-1).

Baca juga: Masih Perawan, Prancis Bisa Meringis Dihajar Mali

Di babak penyisihan Mali menjadi runner-up grup dengan rekor dua kali menang dan satu kalah. Kekalahan Mali di penyisihan itu didapat saat sua dengan Spanyol yang merupakan tim unggulan. Tapi setelah masuk babak knock-out, Mali tak tertahan.

Bahkan sekelas Mexico pun diterkam dengan skor meyakinkan 5-0 di babak 16 besar.

Artinya, Mali memiliki potensi untuk menggasak siapa pun lawan yang dihadapi. Terakhir di perempat final, Tim besutan Soumaila Coulibaly ini berhasil memulangkan Singa Atlas Maroko yang sedang gemilang dengan skor tipis 1-0. Jadi jangan meremehkan Mali.

Sebagai perwakilan negara Afrika, bisa saja Mali mengikuti jejak Nigeria dan Ghana yang pernah mengukir prestasi di Pildun U-17. Asalkan pemain Mali tetap bermental baja dan tak cepat puas diri.

Tetap haus gol dan trengginas kala bermain. Jangan ada anggapan masuk semifinal sudah satu prestasi hebat. Sebab jika pikiran itu merasuk ke pikiran pemain Mali, maka Prancis bisa dengan mudah memulangkan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar