Mengungkap Misteri Makam 5 Rangkasbitung

Jalan Raya Cipanas – Rangkasbitung, khususnya di daerah Cijalur, menjadi saksi bisu dari sebuah misteri yang menghantui penduduk setempat. Di sana terletak sebuah makam yang dikenal sebagai Makam 5.

Konon, cerita yang beredar menyebutkan bahwa makam itu diisi oleh lima perampok yang mati karena dipukuli warga hingga tewas. Dikuburkan dalam satu lubang yang sama, tempat ini menjadi legenda yang menakutkan bagi sebagian orang.

Mitos yang Menyelimuti Makam 5

Tak hanya cerita tentang perampok, namun juga beredar anggapan bahwa Makam 5 adalah tempat peristirahatan lima penjajah Jepang yang tewas di tangan pribumi.

Kecelakaan seringkali menghantui jalan di sekitar makam ini, bahkan mengakibatkan korban jiwa. Penduduk yang sering melintas di area ini juga merasakan kejadian-kejadian mistis yang menyeramkan.

BACA JUGA: Asal Usul dan Sejarah Nama Sarageni

Namun, sebuah pendapat berbeda muncul dari salah seorang penduduk setempat, Bapak Sharki dari Cijalur. Menurutnya, sejarah yang diceritakan tidaklah sepenuhnya benar.

Makam tersebut sebenarnya tidak berisi lima jasad seperti yang diduga, melainkan terdapat banyak makam di area tersebut. Nama “Makam 5” sendiri lebih merujuk pada jarak tempuh dari Polres Lebak, yang terletak sekitar lima kilometer dari lokasi tersebut.

Kewaspadaan Saat Melintas

Tetap waspada menjadi kunci saat melewati daerah sekitar Makam 5. Kecelakaan dan kejadian mistis sering kali terjadi di sana.

Bapak Sharki menyarankan agar pengendara yang melintas untuk membunyikan klakson dua kali sebagai isyarat kepada “penghuni” di sekitar makam, sebagai bentuk menghormati dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

BACA JUGA: Misteri Munculnya Makam di Waduk Gajah Mungkur

Misteri Makam 5 di Rangkasbitung tetap menjadi tanda tanya bagi banyak orang. Terlepas dari kebenaran cerita di baliknya, penting bagi setiap individu untuk selalu berdoa dan memohon perlindungan kepada Tuhan dalam setiap perjalanan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *