Dampak Besar
Untuk kamu yang penasaran, berikut tujuh dampak penting dari redenominasi yang bakal dirasakan masyarakat dan dunia usaha:
1. Transaksi Lebih Praktis dan Cepat
Dengan angka rupiah yang lebih pendek, proses transaksi menjadi lebih mudah. Nominal yang tidak lagi berderet nol akan mempercepat perhitungan di kasir, sistem pembayaran digital, hingga transaksi bisnis.
2. Laporan Keuangan Jadi Lebih Sederhana
Perusahaan, bank, dan pelaku usaha tidak perlu lagi menampilkan angka panjang yang rawan salah tulis. Penyajian laporan keuangan menjadi lebih ringkas dan efisien.
3. Sistem IT Keuangan dan Perbankan Lebih Efisien
Redenominasi membantu modernisasi sistem keuangan nasional. Update sistem perbankan, akuntansi, dan digital payment menjadi lebih ringan dengan nominal yang lebih rapi.
4. Meningkatkan Kredibilitas Rupiah di Mata Dunia
Nominal angka yang terlalu panjang sering membuat rupiah tampak “lemah” dibanding mata uang negara lain. Dengan redenominasi, rupiah terlihat lebih stabil dan kompetitif.
5. Memperkuat Daya Saing Ekonomi Nasional
Dengan efisiensi transaksi dan administrasi, aktivitas ekonomi berjalan lebih cepat. Dampaknya, produktivitas meningkat dan iklim investasi lebih positif.
6. Mencegah Kesalahan Penghitungan Nominal
Banyaknya angka nol membuat risiko salah hitung cukup besar. Dengan nominal baru, kesalahan pada nota belanja, transaksi digital, atau akuntansi dapat diminimalkan.
7. Menjadi Fondasi Reformasi Sistem Keuangan
Redenominasi bukan sekadar mengganti angka, tetapi bagian dari reformasi besar untuk memperkuat stabilitas, memperbaiki sistem keuangan, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap rupiah.
Meski persiapannya berjalan intensif, pemerintah menargetkan penyelesaian RUU Redenominasi pada 2027. Setelah itu, akan ada masa transisi sebelum rupiah baru digunakan secara penuh.
BACA JUGA: Menkeu Purbaya Beberkan Strategi Jitu Dorong Ekonomi Tumbuh 5,5 Persen di 2025
Apalagi, Redenominasi dilakukan untuk membuat perekonomian nasional lebih efisien, meningkatkan daya saing, serta memperkuat posisi rupiah di mata internasional.






