RUANGBICARA.co.id – Michael Carrick saat ini dinilai menjadi penyelamat bagi Manchester United di paruh musim 2025/2026. Datang sebagai pelatih caretaker menggantikan Ruben Amorim pada awal Januari 2026, Carrick berhasil membawa MU keluar dari situasi krisis dengan mencatatkan dua kemenangan beruntun di awal tahun ini.
Kemenangan terbaru diraih Manchester United saat menumbangkan Arsenal dalam laga panas di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026) pukul 22.30 WIB. Pada pertandingan tersebut, Setan Merah sukses mengalahkan The Gunners dengan skor tipis 2–3 di hadapan pendukung tuan rumah.
BACA JUGA: 112 Sentuhan, 95 Umpan Akurat! Debut Marc Guehi di Manchester City Bikin Lawan Tak Berkutik
Meski hanya bertugas hingga akhir musim, Carrick menunjukkan dampak signifikan dalam waktu singkat. Dengan tangan dinginnya, ia mampu memimpin MU meraih dua kemenangan di tahun 2026, termasuk memberikan kekalahan pahit bagi Arsenal di depan para penggemar The Gooners.
Usai pertandingan, dalam wawancara pascalaga (25/1), Carrick menegaskan bahwa dua kemenangan yang diraih Manchester United belum bisa disebut sebagai sesuatu yang sempurna. Menurutnya, hasil tersebut baru menjadi langkah awal dalam upaya membangun kembali performa MU agar lebih stabil ke depannya.
“Baru 10 hari berlalu, kami tahu ini tidak akan sempurna. Anda tidak bisa berharap datang ke sini dan mendominasi permainan. Kami baru memulai dan ini adalah titik awal yang baik, tetapi kami perlu mulai menambahkan beberapa lapisan di atasnya, dan kami akan mencoba melakukannya dalam beberapa minggu mendatang,” ujar Carrick.
Lebih lanjut, kehadiran Carrick sebagai pelatih caretaker dinilai mampu menciptakan momentum positif di dalam tim. Ia menilai para pemain Manchester United mampu tampil tenang dalam laga besar seperti menghadapi Arsenal, yang saat itu berstatus sebagai pemuncak klasemen. Carrick juga melihat adanya ikatan positif antarpemain yang membuat kerja sama tim berjalan lebih matang dan penuh kepercayaan diri.
“Kami memahami bahwa awal pertandingan akan seperti itu, meskipun kami berusaha untuk membalikkan momentum sesuai keinginan kami. Saya pikir kami memahami bagaimana jalannya pertandingan dan alurnya. Saya pikir kami mulai menguasai bola dan melakukan koneksi di lapangan, memiliki ketenangan dan beberapa momen untuk mendapatkan sedikit kepercayaan diri juga,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, pelatih asal Inggris tersebut mengaku nyaman dan bangga dengan perannya saat ini. Carrick menegaskan bahwa ia sangat menikmati pekerjaannya dan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi Manchester United.
“Saya menikmatinya dan ini posisi yang fantastis, tetapi apa yang akan terjadi selanjutnya saya tidak akan menjawabnya setiap minggu. Saya menikmatinya dan akan terus melakukan apa yang saya bisa untuk tim ini,” pungkas Carrick.






