Miris! Lebak Jadi Daerah dengan IPM Terendah di Banten

Lebak – Sungguh miris Kabupaten Lebak menjadi daerah yang memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terendah di Provinsi Banten.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lebak tahun 2022, Kabupaten Lebak menempati peringkat paling buncit dengan capaian IPM sebesar 64,71 persen. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang minim, hanya sebesar 1,06 persen dibanding tahun sebelumnya.

Ai Budiman, Statistisi Ahli Muda dan Ketua Tim Kegiatan Statistik Sosial BPS Lebak, menjelaskan bahwa faktor terendahnya IPM Kabupaten Lebak terletak pada capaian pendidikan.

“IPM itu merupakan indeks komposit, yang dibentuk oleh tiga variabel atau tiga komponen. Yang pertama variabel kesehatan, itu diukur oleh angka harapan hidup, kedua variabel pendidikan, nah untuk pendidikan dihitung dua yakni rata-rata lama sekolah dan harapan sekolah. Kemudian variabel ekonomi dihitung dengan kemampuan daya beli,” ujar Ai saat diwawancarai di kantornya Kamis, (9/11/2023).

Ai menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Lebak harus segera meningkatkan kapasitas dan sarana pendidikan guna memperbaiki capaian IPM.

Baca juga: KPU Lebak Tetapkan 560 Caleg Masuk DCT Pemilu 2024

Data terbaru BPS Provinsi Banten menunjukkan bahwa peringkat IPM tertinggi dipegang oleh Kota Tangerang Selatan (81,95 persen), diikuti oleh Kota Tangerang (77,90 persen), dan Kota Cilegon (73,95 persen).

AI juga menyampaikan bahwa meskipun data IPM untuk tahun 2023 belum dirilis, Kabupaten Lebak saat ini masih menempati peringkat terendah di Provinsi Banten.

“Jadi paling rendah se-Banten, tapi meskipun paling rendah kita ada didalam batas sedang istilahnya. Kalo dibawah 60 itu, udah anjlok banget,” ungkap Ai.

Peningkatan IPM Kabupaten Lebak dari tahun ke tahun mengalami kenaikan, meskipun tidak signifikan. Rendahnya capaian pendidikan, terutama dalam rata-rata lama sekolah, menjadi tantangan utama yang mempengaruhi peringkat Kabupaten Lebak dalam IPM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar