Miris! Pengangguran Gen Z Tiga Kali Lipat Lebih Tinggi dari Usia Lain

Jakarta – Tingkat pengangguran di Indonesia masih menjadi masalah serius, terutama di kalangan anak muda.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2025, tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada kelompok usia 15–24 tahun mencapai 16,16 persen. Angka ini tiga kali lipat lebih tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya.

Meski demikian, secara keseluruhan tingkat pengangguran nasional mengalami penurunan sebesar 0,06 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada Februari 2025, TPT nasional tercatat sebesar 4,76 persen. Namun, penurunan ini belum cukup menyelesaikan masalah pengangguran di kalangan generasi muda.

BACA JUGA: Kecelakaan Bus ALS di Padang Panjang Dikecam, Pemerintah Diminta Jangan Potong Anggaran

Jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, tingkat pengangguran laki-laki lebih tinggi, yaitu 4,98 persen. Sementara itu, TPT perempuan berada pada angka 4,41 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa tantangan mencari pekerjaan masih lebih besar dialami oleh pria muda.

Selain itu, data juga mengungkapkan bahwa pengangguran lebih banyak terjadi di wilayah perkotaan. TPT di kota mencapai 5,73 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan di pedesaan yang hanya 3,33 persen. Ini mengindikasikan bahwa meskipun kota dianggap penuh peluang, persaingannya juga jauh lebih ketat.

Fakta lainnya, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tercatat sebagai kelompok dengan tingkat pengangguran tertinggi. Pada Februari 2025, TPT untuk lulusan SMK mencapai 8,00 persen. Padahal, mereka seharusnya siap masuk dunia kerja setelah lulus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *