Miris! Pengangguran Gen Z Tiga Kali Lipat Lebih Tinggi dari Usia Lain

Tantangan

Namun demikian, tingginya pengangguran Gen Z bukan berarti mereka kalah bersaing. Tantangan utama justru berasal dari ketidaksesuaian antara keahlian yang dimiliki dan kebutuhan pasar kerja.

Banyak perusahaan mencari tenaga kerja berpengalaman, sedangkan lulusan baru belum punya kesempatan mengasah kemampuan di dunia nyata.

Lebih jauh lagi, perubahan dalam struktur ekonomi dan kemajuan teknologi juga ikut mempersulit Gen Z. Dunia kerja kini menuntut keahlian di bidang digital dan teknologi informasi, yang belum dikuasai sebagian besar pencari kerja muda. Hal ini menambah kesenjangan dalam dunia kerja.

BACA JUGA: Di Tengah Perang Dagang, Indonesia-Rusia Justru Sepakat Permudah Ekspor

Oleh karena itu, untuk mengatasi persoalan ini dibutuhkan kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor industri. Tujuannya adalah menciptakan peluang kerja yang sesuai dengan kompetensi anak muda agar mereka bisa bersaing secara adil dan efektif di pasar kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *