Rekomendasi
Sebagai langkah perbaikan, MTI merekomendasikan pembangunan sistem peramalan transportasi yang kuat di semua moda, integrasi data lintas moda, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang transportasi.
“Pemodelan dan peramalan transportasi menjadi hal yang esensial untuk dilaksanakan secara serius dan konsisten,” tulis MTI dalam kesimpulannya.
Selain itu, diperlukan kajian kapasitas jangka panjang yang mencakup penambahan dermaga, optimalisasi armada kapal, serta penerapan sistem antrean dan pertiketan berbasis reservasi.
Oleh karena itu, tragedi mudik 2026 di Ketapang–Gilimanuk menjadi pengingat bahwa tanpa perencanaan yang matang dan berbasis data, lonjakan mobilitas tahunan dapat berubah menjadi krisis nasional.
BACA JUGA: Lonjakan Pemudik 2026 Mengintai, MTI Usul Pembatasan Sepeda Motor untuk Mudik
Peristiwa ini diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah dan pemangku kepentingan untuk melakukan pembenahan menyeluruh, agar sistem transportasi Indonesia lebih tangguh, terintegrasi, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.






