Negara Harus Cawe-cawe Meningkatkan SDM Pers

Jakarta – Pada puncak perayaan Hari Pers Nasional yang berlangsung kemarin (20/2/2024), Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Hendry Ch Bangun meminta agar insan pers bekerja keras.

Menurutnya kehidupan pers saat ini belum berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Masih ada keprihatinan dari sisi ekonomi. Lalu dari sisi kesejahteraan wartawan juga belum bangkit dari keterpurukan.

“Tentu saja ini berpengaruh pada produk karya jurnalistik,” kata Hendry dihadapan ratusan wartawan yang hadir di Ecovention Hall, Ancol, Jakarta, termasuk awak redaksi ruangbicara yang hadir di sana.

Baca juga: Kian Meroket, Harga Cabai Merah di Lebak Capai Rp 100.000 Per Kilogram

Dia juga mengatakan bahwa survei dan riset menemukan bahwa kedudukan media massa saat ini semakin tersisihkan oleh produk informasi dari media sosial yang tidak terverifikasi dan tidak diedit serta yang paling fatal lagi adalah tidak ada kode etiknya.

Apakah kita akan membiarkan opini publik di Indonesia disetir oleh media sosial? Tentu tidak! “Untuk itu kita harus bekerja keras,” ujarnya. Secara pribadi Hendry juga mengatakan bahwa negara harus ikut campur. “Cawe-cawe untuk meningkatkan kompetensi SDM Pers,” tambahnya.

Saat ini, kata Hendry, organisasi pers dan perusahaan pers ngos-ngosan. Untuk hidup saja susah, apalagi menyiapkan SDM yang berkualitas. “Untuk itu saya berharap bahwa sudah ada nanti gerakan untuk memasukkan pendidikan dan pelatihan wartawan di dalam APBN,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *