Neng Siti Julaiha: Saya Bukan dari Keluarga Dinasti

LebakNeng Siti Julaiha, Caleg DPR RI dari PPP dapil Lebak-Pandeglang, menegaskan bahwa dirinya bukan berasal dari keluarga dinasti.

Hal ini disampaikannya saat Lomba Qosidah “GAMA Menggema” yang sukses digelar Forum Santri Zilenial (FORSAZ) di Lapangan Futsal Sudamanik, Cimarga, Kabupaten Lebak, Minggu (31/12/2023).

Dalam orasinya, NJ menyampaikan bahwa ia adalah seorang santri yang lahir dari kampung, bukan dari keluarga dinasti. Ia memberikan harapan dan optimisme bahwa setiap warga Lebak memiliki kesempatan untuk berjuang tanpa hambatan latar belakang.

“Saya bukan orang kaya, bukan dari keluarga dinasti, saya hanya santri yang lahir dari kampung, bukan dinasti hanya seorang santri, siapapun masyarakat Lebak yang berjuang bisa menjadi siapa saja tanpa ada halangan darimana saja,” kata NJ saat Orasi Kebangsaan dalam acara tersebut.

Selain itu, NJ menyinggung pemanfaatan Bansos di Pandeglang yang diduga digunakan untuk kepentingan politik penguasa lokal. Ia menegaskan bahwa Bansos seharusnya tidak digunakan untuk kepentingan yang tidak sesuai.

Baca juga: Lewat Lomba Qosidah, FORSAZ Optimis Ganjar-Mahfud Menang di Lebak

“Bansos tidak boleh dipakai untuk kepentingan politik keluarga. Sagala bansos di tempelan [Segala Bansos di Tempelan], di Pandeglang RT-RT sieuneun [Takut] karena ditekan oleh penguasa lokal,” pungkasnya.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk memilih PPP sebagai Partai Islam yang inklusif dan menekankan pentingnya melestarikan seni qosidah.

“Seni qosidah harus terus dilestarikan, mari kita samakan satu tujuan menjemput kemenangan untuk memilih PPP, memenangkan PPP siapa tau jika PPP raih kursi 12 yang menjadi Bupati dari PPP,” harapnya.

Dengan pernyataannya dan partisipasinya dalam acara tersebut, NJ memberikan gambaran tentang komitmennya untuk memperjuangkan nilai-nilai yang diyakininya, tanpa terikat oleh latar belakang keluarga atau dinasti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *