“Kami terus membangun ekosistem ini agar pelanggan lebih mudah mengaksesnya. Sekarang, semakin banyak yang menjadikan EV sebagai mobil utama,” ungkap Ririn.
PLN juga menggandeng BUMN dan swasta untuk memperluas jaringan charging station, dilengkapi sistem keselamatan seperti APAR Lithium Fire Killer dan prosedur kesehatan serta keselamatan kerja (K3).
Tak hanya itu, Presiden Direktur PT CIMB Niaga Auto Finance, Ristiawan Suherman, mendukung pembiayaan EV. Hingga Oktober 2024, CIMB Niaga Finance telah membiayai 1.399 unit EV. Insentif pemerintah, seperti potongan PPN menjadi 1%, berhasil menarik minat masyarakat beralih ke EV.
“Diskon PPN 1% dan insentif lain efektif menarik minat nasabah untuk pembiayaan EV,” ungkap Ristiawan.
Asosiasi Mobilitas Listrik
Terakhir, Sekretaris Jenderal Asosiasi Ekosistem Mobilitas Listrik (AEML), Rian Ernest, menegaskan pentingnya aspek keselamatan pada setiap EV. Menurut Rian, keselamatan menjadi prioritas yang harus dipenuhi untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.
“Keselamatan adalah hal yang disepakati semua pihak dalam AEML. Kami memastikan setiap EV yang diproduksi aman bagi masyarakat,” ujar Rian.
BACA JUGA: GATF 2024 Bakal Segera Digelar, Tunjuk Tiga Kota Mancanegara Ini
Melalui berbagai upaya ini, pemerintah optimis Indonesia bisa mencapai NZE lebih cepat dengan keamanan yang ditingkatkan, infrastruktur yang diperluas, serta dukungan berbagai pihak.






