Pagar Besi Pandeglang Hadang Caleg DPR Lain Masuk

Viral! Pesan Suara Diduga Kades di Pandeglang Ancam RT/RW

Pandeglang – Ditengah konstalasi politik nasional yang mulai memanas menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Situasi demokrasi mengalami pasang surut akibat meningkatnya eskalasi politik yang kian menghawatirkan.

Situasi ini memberikan dampak hingga ke tingkatan daerah terkhusus di Pandeglang, para penguasa lokal mulai membuat pagar besi dengan memanfaatkan instrumen kekuasaannya hingga tingkatan RT/RW untuk memaksa warga memilih salah satu calon anggota legislatif (Caleg) DPR dari partai politik yang berkaitan dengan dirinya dan anaknya.

Misalnya saja, yang saat ini viral beredar pesan suara yang diduga dari salah satu Kepala Desa di Pandeglang yang meminta kepala Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) untuk melaporkan warga yang mendukung Caleg selain dari keluarga mereka.

“Kami umumkan ke RT/RW apabila ada masyarakat memasukkan partai lain daripada Partai Demokrat. Kami mohon kalau masyarakat memasukkan partai yang menyamai daripada Rizki sama Iing kami harap catat namanya saya langsung mau dihapus bantuan-bantuannya, kami mohon kepada RT/RW harap tegas jangan sampai lolos jangan sampai ada yang masuk yang mau masukkan partai menyamakan pusat atas nama Iing sama Rizki atau Risya. Selain dari itu kami mohon catat namanya orangnya itu warga ya yang membawa partai masuk ke desa kita kami mohon catat namanya RT RW harus tegas Saya tunggu informasinya sekian,” bunyi pesan suara viral diduga Kades yang bersumber dari grup WhatsApp warga Karangsari kec. Angsana Kab. Pandeglang, dikutip Selasa, (21/11/2023).

Baca juga: Dari 104 Hanya 25 Caleg DPR Dapil Banten I Asli dari Lebak – Pandeglang dan 4 yang Potensial

Diketahui Pandeglang merupakan Kabupaten yang terletak di Provinsi Banten dikenal dengan kota Santri dan Kyai. Dalam politik, Pandeglang nyaris monoton dan tidak terlalu dinamis.

Karena masih dikuasai satu kelompok keluarga yakni Achmad Dimyati Natakusumah yang merupakan politisi kawakan sekaligus pernah menjadi Bupati Pandeglang dua periode (2000-2005 hingga 2005-2009).

Kemudian di tahun 2016 hingga sekarang, Bupati Pandeglang dilanjutkan oleh istrinya yaitu, Irna Narulita.

Pada pemilu 2024 tahun ini, Dimyati dan anaknya coba masuk kembali gelanggang politik Nasional dengan mencalonkan lagi menjadi Anggota DPR RI dapil Banten I Lebak – Pandeglang, diantaranya;

1. Achmad Dimyati Natakusumah (Petahana) Caleg DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
2. Rizky Aulia Rahman Natakusumah (Petahana) Caleg DPR RI dari Partai Demokrat.
3. Risya Azzahra Rahimah Natakusumah (Pendatang Baru) Caleg DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Jadi, bagaimana mungkin pemilu yang di desain untuk menjadi sarana pengendalian konflik kekuasaan di ubah menjadi sarana kepentingan kekuasaan semata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar