Pantaskah Gibran Jadi Cawapres? Ini Kata Pengamat dan Anak Muda

Jakarta – Baru-baru ini, Gibran Rakabuming Raka putra sulung Presiden Jokowi dan Walikota Solo masih menjadi perbincangan hangat dalam suasana politik Indonesia menjelang Pemilu 2024.

Gibran berhasil masuk gelanggang politik nasional dengan menjadi Cawapres Prabowo Subianto, setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan ‘Batas Usia Capres-Cawapres’ yang dianggap kontroversial. Sehingga, memunculkan banyak spekulasi dan pertanyaan.

Di tengah kontroversi ini, suara anak muda dan pandangan dari para pengamat politik menjadi preferensi dalam menilai perkembangan dinamika politik Indonesia.

Pendapat Pengamat Politik

Pengamat politik Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang, Adib Miftahul, mengatakan sebagai anak presiden, Gibran tidak bisa lepas dari pengaruh ayahnya.

“Kalau saya melihat bahwa memang politik lagi panas representasi Gibran itu memang dia anaknya presiden anaknya penguasa, tetapi jangan lupa bahwa ketika Gibran ini anaknya Jokowi, dia (Gibran) punya efek dari bapaknya,” ungkap Adib saat dihubungi Ruangbicara, Rabu (1/11/2023).

Dia juga menjelaskan bahwa dalam politik, tokoh-tokoh seperti Jokowi, Prabowo, Megawati, dan Surya Paloh memainkan peran penting sebagai pengambil keputusan utama.

Baca juga: Janji Prabowo-Gibran soal Dana Abadi Pesantren Dikritik Pendukung Ganjar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar