Peluncuran Buku Satya Widya Yudha Diapresiasi Bahlil hingga Sebut Stok LPG Nasional Kembali Aman

“Alhamdulillah, kita sudah keluar dari zona yang sangat mengkhawatirkan. Saat ini stok BBM, termasuk LPG, sudah dalam kondisi aman dan kita bisa lebih tenang,” ujar Bahlil.

Klaim Cadangan LPG Meningkat

Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan, bahwa cadangan LPG nasional saat ini telah meningkat mendekati level ideal, yakni sekitar 10 hari. Kondisi ini tercapai berkat kebijakan pemerintah yang mengutamakan kebutuhan dalam negeri dibandingkan ekspor, dengan dukungan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Sebab itulah, kata dia, Kementerian ESDM berkomitmen dalam memperkuat ketahanan energi nasional dengan mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengalihan sebagian kuota ekspor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Selain itu, kebijakan ini juga difokuskan pada pemenuhan LPG subsidi 3 kilogram yang memiliki permintaan tinggi di masyarakat. Selain itu, pemerintah juga mengantisipasi potensi gangguan distribusi global, termasuk risiko di jalur strategis seperti Selat Hormuz.

Dengan demikian, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam menjaga stabilitas energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Perlu diketahui, acara peluncuran buku ini dihadiri sejumlah tokoh penting di sektor energi dan pemerintahan, di antaranya: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti, Direktur Distribusi PLN Arsyadany Ghana Akmalaputri, Ketua DPR RI periode 2014–2019 Setya Novanto, Wakil Menteri PPPA Veronica Tan, Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto, Direktur Utama Medco Eka Satria, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, Sekjen DEN Dadan Kusdiana, Krisdayanti serta sejumlah anggota Dewan Energi Nasional

BACA JUGA: Bahlil Jawab Enteng Tarif Trump: Biasa, Strategi Dagang Saja

Acara kemudian dilanjutkan dengan gelaran diskusi bertajuk “Indonesia Energy Outlook in The Midst of Global Politic Dynamics” yang menghadirkan sejumlah narasumber dari regulator dan pelaku industri di sektor energi dan migas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *