Pemerintahan Bangladesh Bubar

Belum ada pernyataan langsung dari Yunus mengenai perannya dalam pemerintahan baru. Tanggal pasti pengambilalihan pemerintahan sementara masih belum ditentukan.

Krisis politik ini bermula dari protes terhadap kuota pekerjaan untuk keluarga veteran perang kemerdekaan Bangladesh 1971. Kebijakan itu dianggap sebagai nepotisme untuk mendukung sekutu partai penguasa. Kekerasan yang terjadi sejak Juli telah menelan sekitar 400 korban jiwa dan ribuan orang terluka.

Setelah insiden penyerbuan kediaman Perdana Menteri pada hari Senin, Dhaka mulai kembali tenang pada hari Selasa. Jalan-jalan tetap sepi, dan banyak sekolah serta bisnis masih ditutup.

Pabrik-pabrik garmen, yang merupakan bagian penting dari ekonomi Bangladesh dan menyuplai pakaian ke merek internasional, dijadwalkan akan beroperasi kembali pada Rabu.

BACA JUGA: Joe Biden Mundur, Kamala Harris Berpeluang Maju di Pilpres AS 2024

Pengunduran diri Hasina menandai akhir dari masa jabatannya yang kedua kalinya dalam 15 tahun. Selama 20 dari 30 tahun terakhir, Hasina memimpin Bangladesh sebagai penerus politik dari ayahnya, pendiri negara Mujibur Rahman, yang dibunuh pada 1975. Sejak awal 1990-an, Hasina bersaing dengan saingannya Zia, yang mewarisi kepemimpinan politiknya dari suaminya, Ziaur Rahman, yang juga dibunuh pada 1981.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *