Pemkab Lebak Studi Pengelolaan Sampah Terpadu RDF ke Cilacap dan Banyumas

CilacapPenjabat Bupati Lebak, Iwan Kurniawan, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lebak, melakukan studi tiru terkait pengelolaan sampah terpadu menggunakan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF). Studi ini dilakukan di Kabupaten Cilacap dan Banyumas Rabu, (31/1/2024).

Dalam kunjungan pertama, rombongan Pemkab Lebak diterima oleh Penjabat Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri, di ruang Gadri komplek Pendopo Wijaya Kusuma Sakti Cilacap.

Pada pertemuan tersebut, Pj Bupati Cilacap menyambut baik kedatangan rombongan Pemkab Lebak dan memaparkan inovasi dalam pengelolaan sampah yang berhasil mengkonversi sampah menjadi energi terbarukan dengan nilai ekonomis di Kabupaten Cilacap.

Pj Bupati Lebak, Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari pengelolaan sampah yang dilakukan Pemkab Cilacap dengan pola pendekatan RDF.

Baca juga: Mahasiswa di Lebak Ajak Masyarakat Kelola Sampah Menjadi Potensi Uang

“Kunjungan kami ke cilacap tidak lain melihat kesuksesan Bapak Pj Bupati Cilacap mengelola sampah dengan pola pendekatan RDF dan kami catat beberapa bahan yang tadi telah disampaikan ternyata luar biasa dan hasil dari kunjungan ini bisa diikuti oleh kami,” ungkap Pj Bupati Lebak dalam keterangan, dikutip Sabtu, (3/2/2024).

Setelah mendengarkan paparan dari Pj Bupati Cilacap, rombongan Pemkab Lebak langsung meninjau tempat pengelolaan sampah, yaitu di Pembuangan Akhir (TPA) Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruk Legi, Cilacap. Selanjutnya, mereka juga melakukan peninjauan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Berbasis Lingkungan dan Edukasi (BLE) di Banyumas.

Teknologi RDF sendiri merupakan metode yang mengubah sampah menjadi energi biomassa untuk digunakan sebagai sumber energi terbarukan rendah emisi.

Baca juga: Selama 2023, Bencana Kebakaran di Lebak Disebabkan Pembakaran Sampah

Tujuannya adalah menggantikan penggunaan batu bara dalam proses pembakaran di pabrik industri dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap. Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya pengelolaan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan di Kabupaten Lebak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *