Pep Guardiola Sentuh 1.000 Laga Jelang Hadapi Liverpool: Seperti Takdir Sempurna Melawan Rival Terbesar Saya

Laga ke-1.000

Menariknya, laga ini juga menjadi pertandingan ke-1.000 Pep Guardiola sepanjang karier kepelatihannya. Selain itu, Pep mengaku duel melawan Liverpool terasa seperti takdir karena menghadapkan dirinya pada salah satu rival terbesarnya di Inggris.

“Takdir dan alam semesta telah memutuskan untuk ini. Saya sudah berada di negara ini lebih lama dari sebelumnya dan dampaknya sangat besar bagi hidup saya. Barcelona adalah klub saya, Bayern luar biasa, tetapi Liverpool adalah rival terbesar saya di negara ini saat ini,” ujar Pep dalam konferensi pers, (7/11/2025).

Kemudian, Pep juga membandingkan intensitas laga melawan Liverpool dengan El Clasico. Menurutnya, rivalitas tersebut membuatnya merindukan sosok Jurgen Klopp yang selama bertahun-tahun menjadi lawan beratnya.

“Saya selalu menikmati persaingan sehat ini. Kami saling menghormati. Jurgen memberi saya banyak hal dan saya merindukannya. Dia membuat saya bekerja lebih keras untuk mencoba mengalahkannya sekaligus mengalahkan timnya,” ucap Pep penuh percaya diri.

Sepanjang kariernya, Pep telah memenangkan 40 trofi utama bersama Barcelona B, Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester City.

BACA JUGA: Mauricio Souza Siapkan Jurus Khusus untuk Bungkam Arema FC di Kanjuruhan

Dengan menyentuh angka 1.000 laga, ia kini menjadi salah satu pelatih tersukses di generasinya sekaligus masuk daftar pelatih ke-39 di era modern sepak bola Inggris yang mencapai tonggak sejarah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *