Pergerakan Tanah Ancam 29 Rumah Warga di Lebak

Lebak – Puluhan rumah warga di Kampung Jampang, Desa Sudamanik, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, terancam bencana pergerakan tanah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak mencatat bahwa 29 rumah dan satu musala mengalami rusak ringan akibat dampak pergerakan tanah tersebut.

Pergerakan tanah ini sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu, namun dampak paling parah dirasakan saat ini. Rumah-rumah warga mengalami kerusakan serius dengan kondisi retak-retak, bergesernya lantai, dan tembok yang retak di seluruh ruangan.

Salah satu warga, Mimi, mengungkapkan bahwa kondisi rumahnya sangat memprihatinkan. Rumahnya mengalami kerusakan pada beberapa bagian tembok yang retak, sehingga pemilik rumah terpaksa harus menopang tembok dengan kayu untuk menjaga bentuk rumahnya.

Mimi juga menyampaikan kekhawatirannya, terutama saat musim hujan. Suara pergerakan material rumah yang retak dan bergeser semakin mengkhawatirkan bagi dirinya dan keluarga.

Baca juga: BPBD Lebak Siagakan Perahu Karet, Bantu Distribusi Logistik Pemilu

“Kondisinya sangat mengkhawatirkan, kita takut aja apalagi saat ini hujan terus terjadi,” ujar Mimi memberi keterangan, Rabu, (31/1/2024).

Sebelumnya, bencana pergerakan tanah juga pernah melanda Kampung Jampang pada tahun 2019. Sebanyak 115 rumah terdampak, dan Pemerintah Kabupaten Lebak melakukan relokasi. Namun, beberapa warga yang tidak terdampak menolak untuk direlokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama, menjelaskan bahwa beberapa rumah yang terdampak saat ini merupakan warga yang menolak direlokasi pada tahun 2019. BPBD Lebak akan segera berkoordinasi dengan pimpinan untuk memberikan bantuan kepada rumah-rumah yang mengalami kerusakan.

“Dulu sudah kami petakan dan kami usulkan termasuk yang tidak terdampak pada tahun 2019. Hanya, yang tidak terdampak dan menolak relokasi, tahun 2021 kini rumahnya rusak. Soal menanggulanginya seperti apa, kita diskusikan dan bakal koordinasi terlebih dahulu dengan pimpinan,” ujar Febby.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *