“Pada dasarnya, semua teknologi berlomba-lomba mengarah kepada terciptanya kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Kemenperin memberi peluang bagi semua jenis otomotif untuk berkembang sesuai preferensi pasar, dengan catatan tetap berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan,” tambahnya.
Produksi
Sementara itu, President Director PT Astra Daihatsu Motor Yasushi Kyoda menjelaskan bahwa pabrik baru, Karawang Assembly Plant 2 (KAP2), akan memproduksi model kolaborasi Low Cost Green Car (LCGC) seperti Daihatsu Ayla dan Toyota Agya.
“Langkah ini merupakan upaya memenuhi permintaan pasar domestik dan global, sekaligus menjadi strategi Daihatsu dalam meningkatkan ekspor kendaraan buatan Indonesia ke mancanegara. Pabrik baru ini juga didesain untuk memproduksi kendaraan masa depan,” jelas Kyoda.
Pabrik KAP2 memiliki kapasitas produksi hingga 140.000 unit per tahun. Secara keseluruhan, seluruh pabrik PT ADM mampu memproduksi hingga 530.000 unit per tahun untuk pasar domestik dan ekspor.
Kemampuan produksi ini turut didukung oleh lebih dari 1.700 pemasok, termasuk 700 UMKM, dengan tingkat lokalisasi lebih dari 80% untuk semua kendaraan yang diproduksi.
BACA JUGA: Momen Tepat HUT MLI ke-16, Sambut Ramadan dengan Berbagi
“Kami bersyukur dapat membuka fasilitas pabrik baru Karawang Assembly Plant 2 sebagai wujud investasi untuk masa depan. Kami terus berinovasi dalam teknologi manufaktur yang lebih produktif, efisien, serta ramah lingkungan, agar dapat memenuhi kebutuhan industri dan pasar otomotif yang terus berkembang. Pembaruan pabrik ini menjadi tonggak penting bagi kami untuk menuju masa depan dan menunjukkan komitmen dalam kerja sama yang berkelanjutan dengan Indonesia,” pungkasnya.






