Investasi dan Ekspor
Selain itu, investasi juga tumbuh sebesar 2,12 persen yoy, didorong oleh realisasi penanaman modal yang terus menunjukkan tren positif. Di sisi lain, ekspor mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,78 persen yoy, didukung oleh meningkatnya permintaan dari mitra dagang utama dan pertumbuhan ekspor jasa yang selaras dengan naiknya kunjungan wisatawan mancanegara.
Namun demikian, konsumsi pemerintah justru terkontraksi sebesar 1,38 persen yoy. Penurunan ini terjadi akibat normalisasi belanja negara setelah lonjakan pengeluaran pada kuartal I-2024 yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan Pemilu.
Di sisi lain, konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh sebesar 3,07 persen yoy. Sementara itu, dari sisi Lapangan Usaha (LU), pertumbuhan ekonomi ditopang oleh industri pengolahan, perdagangan, transportasi, dan pergudangan, yang meningkat karena permintaan domestik saat Ramadhan dan Idul Fitri serta naiknya permintaan ekspor.
BACA JUGA:Â Viral! Wanita Ini Lapor Dirampok, Ending-nya Malah Ditangkap Polisi
Sebagai tambahan, sektor pertanian juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I-2025. Hal ini didorong oleh panen raya padi dan jagung yang terjadi pada periode tersebut.






