Politisi PPP Kecam Larangan Gadis Berjilbab oleh Arya Wedakarna

JakartaChairunnisa Yusuf, Wakil Sekjen DPP PPP, mengutuk keras pernyataan kontroversial Senator Bali, Arya Wedakarna, yang melarang gadis berjilbab menjadi penyambut tamu di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

“Pernyataan Arya sungguh mengejutkan apalagi dia berbicara atas nama anggota DPD yang seharusnya memberikan contoh kepada masyarakat,” kata Nisa, dikutip Minggu (7/1/2024).

Kekecewaan Nisa semakin terpancar lantaran pernyataan tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai toleransi yang selama ini menjadi identitas masyarakat Bali.

“Pernyataan senator Bali tersebut sangat terkesan sebagai ujaran kebencian dan terkesan meremehkan bahkan tidak respek terhadap hijab dengan menyebutnya sebagai penutup yang tidak jelas,” jelas dia.

Baca juga: Harlah PPP ke 51, Neng Siti Julaiha: Mari Bergerak Raih Kemenangan

Lebih lanjut, Nisa menegaskan bahwa sikap Arya yang tidak mencerminkan toleransi tinggi masyarakat Bali seharusnya dihindari oleh seorang anggota DPD.

“Seharusnya sebagai senator sebelum berbicara harus dipilah dulu sekalipun itu sebuah forum dengar pendapat dengan masyarakat. Lantas bagaimana kalau atribut saudara perempuannya, kerabatnya, atau terkait agama dan budayanya diremehkan,” pungkas Nisa.

Sebelumnya, Arya Wedakarna, Anggota DPD RI, menolak adanya petugas berjilbab di front line Bandara Ngurah Rai Bali dan lebih memilih agar rambut petugas terlihat, dengan alasan Bali bukanlah Timur Tengah. Hal itu, disampaikannya dalam rapat Komite I DPD RI bersama jajaran Bandara Ngurah Rai pada Jumat, 29 Desember 2023, yang memicu reaksi negatif dari berbagai pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *