Polri Periksa Panji Gumilang, Minta Keterangan Saksi Ahli

Jakarta – Sejumlah ahli dimintai keterangan oleh Direktorat Tindakan Pidana Umum (Ditpidum) Bareskrim Polri terkait kasus dugaan tindak pidana penistaan agama yang dilakukan pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang, Rabu, (12/7/2023).

Pemeriksaan Saksi Ahli Dilakukan dalam Penanganan Kasus Pondok Pesantren Al Zaytun

Pemanggilan dan pemeriksaan saksi ahli dilakukan pada Rabu dan Kamis, 12 dan 13 Juli 2023. Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan, pemeriksaan tersebut melibatkan saksi ahli agama Islam, sosiologi, bahasa, dan ITE.

Baca juga: Potensi Peran Negara Asing dalam Polemik Ponpes Al-Zaytun

Laporan pertama diterima pada Jumat (23/6/2023) dari Forum Pembela Pancasila, sementara laporan kedua dari pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan, diterima pada 27 Juni 2023.

Selain itu, penyidik Puslabfor Bareskrim Polri juga memeriksa barang bukti dugaan penistaan agama, termasuk tangkapan layar konten media sosial.

Polri masih menunggu hasil dari Puslabfor Bareskrim untuk penetapan tersangka berdasarkan bukti yang dikumpulkan. Setelah pemeriksaan saksi, saksi ahli, dan hasil laboratorium, akan dilakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka,” jelas Ramadhan.

Panji Gumilang diduga melanggar Pasal 156a dan Pasal 45a ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang ITE dan/atau Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *