Sebelum KPU Ketok Palu, PPP Masih Berpeluang Lolos Parlemen

JakartaMahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan yang diajukan oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terkait hasil Pemilihan Umum Legislatif 2024. Ini menjadi pukulan berat bagi PPP, yang untuk pertama kalinya dalam sejarah absen di parlemen.

“Menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima,” kata Hakim Ketua MK Suhartoyo saat membacakan putusan pada Rabu, (22/5/2024) lalu.

Meski begitu, masih ada peluang bagi PPP untuk lolos ke parlemen. Ini terkait dengan putusan MK yang mengabulkan gugatan dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengenai ketentuan ambang batas 4% yang mungkin akan diberlakukan pada pemilu 2024.

Menurut Plt Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, selama belum ada ketetapan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pelantikan anggota DPR RI peluang PPP masih ada untuk lolos parlemen.

“Sepanjang belum ada ketetapan KPU dan belum adanya pelantikan anggota DPR RI itu masih banyak upaya-upaya hukum dan upaya-upaya politik yang bisa dilakukan oleh perjuangan PPP,” kata Mardiono dikutip dari Kompas, Minggu (16/6/2024).

Senada dengan Mardiono, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek, sepenuhnya percayakan langkah ini ke Plt Ketum.

“Sebelum KPU menetapkan hasil kursi DPR RI, peluang secara politik masih terbuka sebagaimana disampaikan Plt Ketum Bapak Mardiono. Kami percayakan langkah dan upaya tersebut kepada pimpinan partai untuk tetap menjaga asa. Hasil Pemilu 2024 ini harus menjadi evaluasi untuk perjalanan menuju 2029 yang memiliki kompleksitas lebih,” kata Awiek.

Sementara KH Mustofa Aqil Siroj yang juga menantu Mbah Moen ini mengajak seluruh keluarga besar PPP untuk khusnudzon kepada Allah dan selalu berdoa meminta yang terbaik untuk partai berlambang Kabah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *