Prof Jimly Asshiddiqie Usul Cawapres Dipilih MPR

Jakarta – Ditengah riuhnya suhu politik yang mulai memanas, antar partai politik yang saling bermanuver dalam menentukan Calon Wakil Presiden (Cawapres) dalam Pemilihan Presiden 2024, Prof. Jimly Asshiddiqie, Pakar Hukum Tata Negara mengemukakan pandangan yang menarik.

Melalui akun Twitter atau X pribadinya, ia mengungkapkan kebingungannya terkait proses transaksional dalam pemilihan Cawapres.

“Nonton ribetnya transaksi jabatan capres & cawapres,” tulis dia, Jum’at (1/9/2023).

Baca juga: Jimly Asshiddiqie Usul DPD RI Dibubarkan Lewat Amandemen UUD 1945

Lebih lanjut, Prof. Jimly mengusulkan agar partai politik mengajukan Calon Presiden (Capres) secara mandiri, sementara Calon Wakil Presiden (Cawapres) dipilih oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

“Saya usul untuk 2029 nanti, (1) biarlah setiap parpol/gabungan parpol peserta pileg diberi hak ajukan capres sendiri-sendiri; (2) Yang dipilih oleh rakyat cukup capres saja, cawapres lebih baik dipilih MPR dari 2 calon yg diajukan Presiden terpiliih,” tambahnya.

Usulan ini menyoroti kompleksitas dalam proses pemilihan Cawapres dan bertujuan untuk memberikan lebih banyak kontrol kepada rakyat dalam pemilihan presiden dan wakil presiden di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *