RUANGBICARA.co.id, Jakarta – Nama Rizki Abdul Rahman Wahid mendadak menjadi sorotan publik setelah melaporkan komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya. Laporan itu berkaitan dengan materi stand up comedy bertajuk Mens Rea yang dinilai menyinggung organisasi keislaman besar, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.
Pelaporan tersebut dilayangkan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah pada Rabu (7/1/2025). Pandji dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Pasal 300 dan 301 tentang Tindak Pidana terhadap Agama dan Kepercayaan. Laporan itu tercatat dengan nomor STTLP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.
BACA JUGA: VIDEO: Mahfud MD Bilang Singgungan Pandji Pragiwaksono Tak Melanggar Hukum
Dalam keterangannya, Rizki yang mengaku sebagai Presidium Angkatan Muda NU menyebut materi komedi Pandji berpotensi memecah belah masyarakat.
Ia menilai narasi yang dibangun dalam konten tersebut seolah menggiring opini bahwa NU dan Muhammadiyah terlibat dalam politik praktis dan bahkan mendapatkan konsesi tambang sebagai imbalan dukungan politik pada kontestasi pemilu.
Ucapan tersebut, menurut Rizki, sangat mencederai martabat organisasi keagamaan serta melukai perasaan kader muda NU dan Muhammadiyah. Ia pun berharap Polda Metro Jaya segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan memanggil pihak terlapor untuk klarifikasi.
Di balik pelaporan ini, perhatian publik bergeser pada sosok Rizki Abdul Rahman Wahid.






