“Kita main bagus di awal pertandingan dan mendominasi penguasaan bola. Kita menciptakan beberapa peluang emas. Gol dari Gustavo Tocantins juga dianulir. Memang diakui, babak kedua berjalan sama kuat dengan kedua tim saling menyerang. Namun, ada momen penting di akhir babak pertama dari situasi tendangan bebas. Kita sudah berlatih cukup banyak menghadapi skenario ini, seharusnya tidak kebobolan,” ujar Huistra, Minggu (3/3/2025).
Lebih lanjut, pelatih asal Belanda itu menyebut bahwa timnya sempat bangkit di babak kedua dengan mencetak satu gol. Meski demikian, ia tetap meminta para pemainnya untuk terus berjuang dan tidak kehilangan semangat.
“Kita harus bekerja lebih keras lagi agar kesalahan ini tidak terulang. Saya tidak kehilangan harapan dan yakin kita masih bisa berkembang,” tutupnya.
BACA JUGA: PSSI Rilis Harga Tiket Timnas Indonesia vs Bahrain, Ini Daftar Kategorinya
Dengan hasil ini, PSS Sleman harus segera bangkit jika ingin bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Laga-laga berikutnya akan menjadi ujian berat bagi tim asuhan Pieter Huistra dalam upaya menghindari degradasi.






