PSS Sleman Makin Terbenam di Dasar Klasemen, Ada Harapan?

Bandung – PSS Sleman kembali mengalami kekalahan dalam pekan ke-30 BRI Liga 1-2024/25, setelah menghadapi pemuncak klasemen, Persib Bandung, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu malam (26/4/2025).

Dalam laga tersebut, Persib berhasil meraih kemenangan 3-0 berkat gol dari Gustavo Franca (20’) dan dua gol tambahan dari Tyronne del Pino (48’, 56’). Kekalahan ini menambah panjang rekor buruk PSS Sleman di dasar klasemen.

Pada babak pertama, Persib langsung mengambil inisiatif serangan. Trio penyerang Maung Bandung, Ciro Alves, Tyronne del Pino, dan Beckham Putra, menggempur lini pertahanan PSS Sleman. Namun, PSS Sleman tampil cukup solid di awal babak pertama dengan beberapa kali melancarkan serangan balik yang berbahaya.

BACA JUGA: Bisa Jadi Pertandingan Tersulit! Persib Tak Ingin Gegabah Lawan PSS

Meski demikian, Persib berhasil memanfaatkan situasi sepak pojok untuk membuka keunggulan lewat gol yang dicetak Gustavo Franca pada menit ke-20.

Pelatih PSS Sleman, Peter Huistra, mengakui bahwa timnya kesulitan menghadapi Persib yang sangat kuat dalam memanfaatkan set piece. “Bagi saya itu sangat mengecewakan karena mereka sangat mudah mencetak gol melalui skema tersebut,” ucap Huistra dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Mimpi buruk

Memasuki babak kedua, Persib tampil lebih agresif dengan serangan-serangan yang lebih intens ke arah pertahanan PSS Sleman. Pada menit ke-48, Tyronne del Pino mencetak gol kedua setelah memanfaatkan umpan matang dari rekan-rekannya. Hanya delapan menit kemudian, del Pino kembali mencetak gol melalui sundulan yang memperbesar keunggulan Persib menjadi 3-0.

PSS Sleman berusaha untuk bangkit, namun tekanan dari Persib terlalu kuat. Sebagai tambahan, banyak kesalahan yang dilakukan oleh pemain PSS Sleman, yang membuat mereka kesulitan untuk bangkit dan mempertahankan konsistensi permainan.

Dias Hawari, pemain muda PSS Sleman yang bermain di posisi bek sayap, memberikan komentarnya tentang jalannya pertandingan. Ia mengakui bahwa timnya tampil cukup baik di babak pertama, namun kehilangan konsistensi di babak kedua.

“Kami akui bahwa tim lawan memiliki permainan yang bagus dan memanfaatkan bola mati dengan sangat baik,” ungkap Dias selepas pertandingan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *