Lokasi Sinematik
Peralihan kisah dari layar kecil ke layar lebar membuat Sore tampil semakin memikat. Film ini menyuguhkan latar lokasi yang indah, mulai dari kota bersejarah di Kroasia hingga pemandangan bersalju di Finlandia. Nuansa tersebut berhasil menggambarkan perasaan yang terombang-ambing antara masa lalu dan masa depan.
Sheila Dara Aisha tampil memukau sebagai Sore. Bahkan, ia rela belajar bahasa Kroasia demi memperkuat karakternya. Sementara itu, Dion Wiyoko kembali hadir sebagai Jonathan, ditemani aktor internasional asal Kroasia, Goran Bogdan, yang pernah masuk nominasi Oscar. Kehadiran mereka semakin menambah daya tarik film ini.
Dirilis pada 10 Juli 2025, Sore langsung mendapat sambutan luar biasa. Hanya dalam sembilan hari, film ini sudah ditonton satu juta penonton. Tak berhenti di situ, jumlah penonton terus melesat hingga menembus tiga juta. Angka ini membuktikan bahwa film Indonesia memiliki kekuatan narasi yang mampu bersaing di era global.
Pilihan Sore sebagai wakil Indonesia di Oscar bukan hanya soal rating tinggi. Lebih dari itu, penghargaan ini adalah pengakuan atas kualitas produksi, kedalaman cerita, dan resonansi emosional yang mampu melampaui batas budaya.
BACA JUGA: Sederet Alasan Mengapa Kamu Harus Tonton Film Hitam, Meski Lokal tapi Bikin Merinding
Sutradara Yandy Laurens merasa terhormat atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyampaikan, “Film ini lahir dari kerja sama tim yang penuh dedikasi. Saya sangat bersyukur karena cerita ini bisa sampai ke hati banyak orang, bahkan hingga ke panggung Oscar.”






