Rektor Untirta Berhentikan Mahasiswa Pelaku Revenge Porn

SerangUniversitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) resmi mengeluarkan keputusan Drop Out (DO) bagi pelaku kasus Revenge Porn Alwi Husen Maolana.

Keputusan DO terhadap Alwi ini didasarkan pada Surat Keputusan Rektor bernomor 619/UN43/KPT.KM.00.05/2023 tentang pemberian sanksi akademik kepada Alwi Husen Maolana, mahasiswa program studi teknik sipil, Fakultas Teknik, Universitas Suitan Ageng Tirtayasa.

Dalam Surat Keputusan tersebut ditandatangani oleh Rektor Prof Fatah Sulaiman, tertanggal 3 Juli 2023.

Surat Keputusan tersebut berbunyi “Mahasiswa sebagaimana dimaksud dalam Diktum Kesatu dilepaskan hak dan kewajibannya sebagai mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.”

Rektor Untirta, Prof Fatah Sulaeman membenarkan telah menandatangani surat keputusan mengenai pemberian sanksi drop out (DO) kepada pelaku Alwi.

Baca juga: Jaksa Agung Diminta Tak Main-Main Soal Kasus Revenge Porn di Pandeglang

“Sudah ditandatangani sanksinya sesuai dengan kriteria pelanggaran akademik yang diatur di kita,” ujar Prof Fatah saat dikonfirmasi, Selasa (4/7/2023).

Lebih lanjut, Fatah mengatakan pemberian sanksi didasari aturan etika akademik yang berlaku di Untirta. Dia menegaskan sanksi yang dijatuhkan ini tidak berkaitan dengan desakan publik ataupun proses hukum yang berjalan.

Keputusan ini ditetapkan berdasarkan rekomendasi yang diusulkan oleh Satgas PPKS Untirta sesuai dengan Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021.

“Kita mengacu pada pedoman akademik Untirta berdasarkan rekomendasi Satgas. Kita drop out pelakunya,” lanjutnya.

Pencabutan status kemahasiswaan Alwi dinilai menjadi langkah yang tepat sebagai bukti keseriusan Untirta menolak tindak kekerasan seksual di lingkungan kampus, sekaligus menjadi pelajaran dan peringatan bagi sivitas akademika dan masyarakat pada umumnya agar kejadian serupa tidak terulang di masa yang akan datang.

Kasus Revenge Porn yang menyeret pelaku AHM dan diancam tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman maksimal, yakni enam tahun kurungan penjara dan denda Rp1 miliar dalam Pasal Pelanggaran UU ITE.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar