Selain faktor branding yang unik, ada beberapa alasan mengapa bisnis kuliner Aldi Taher ini terus bertahan dan berkembang di antaranya karena Aldi Taher tahu betul cara menjaga interaksi dengan pengikutnya. Penggunaan elemen pop culture seperti Oasis membuat jenamanya terasa relevan dan modern. Selain itu, di saat banyak orang menggunakan jasa influencer mahal, Aldi Taher memilih menggunakan kreativitasnya sendiri yang justru terasa lebih jujur dan “organik” di mata netizen.
Pamungkasnya adalah momen ketika meluncurkan promo unik di tengah suasana Ramadan terbukti sangat efektif untuk menarik perhatian masyarakat yang mencari menu berbuka yang berbeda dari biasanya.
Kesuksesan Aldis Burger memberikan pelajaran berharga bagi para pelaku UMKM. Untuk viral, Anda tidak selalu butuh modal besar, namun Anda butuh kejelian dalam melihat apa yang sedang dibicarakan dunia. Aldi Taher berhasil menyatukan kecintaan publik pada musik Inggris dengan selera lokal dalam sepotong burger.
BACA JUGA:Â Antara Sabotase Malam Pengantin dan Dilema Hati: Sinopsis Istiqomah Cinta Episode 33
Hingga saat ini, antrean di gerai Aldis Burger masih terus memanjang. Bagi Anda yang ingin mencicipi sensasi burger yang “disukai” oleh personil Oasis ini, tampaknya Anda harus datang lebih awal agar tidak kebagian tanda “Sold Out”.






