Profil singkat
Adi Pramana bukan sosok baru di industri asuransi Indonesia. Sebelum didapuk sebagai Presiden Direktur Tugu Insurance, Adi telah menorehkan sejumlah prestasi di berbagai perusahaan besar.
Ia pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure), anak usaha dari Tugu Insurance, selama lebih dari 4 tahun. Selain itu, Adi juga pernah dipercaya memimpin PT Reasuransi Indonesia Utama (Reindo) sebagai Presiden Direktur.
Tak hanya aktif di perusahaan, Adi juga memiliki kiprah di dunia organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), menunjukkan keterlibatannya dalam mendorong perkembangan industri asuransi syariah di Tanah Air.
Dalam RUPST tersebut, perusahaan juga mengungkapkan rencana bisnis untuk tahun 2025. Fokus utama akan diarahkan pada penerapan tata kelola yang baik (GRC), peningkatan laba, serta proses pemisahan (spin off) Unit Usaha Syariah.
Tugu Insurance juga akan terus mengembangkan produk-produk kreatif, menjalin kerja sama digital, serta meningkatkan pertumbuhan premi ritel dan risiko sederhana (simple risk).
BACA JUGA:Â Korea Selatan Perluas Investasi di Indonesia, Apa Saja Bidangnya?
Perusahaan juga menyampaikan rencana pembagian dividen dari laba bersih tahun 2024 yang mencapai Rp701 miliar. Sebanyak 40% dari laba tersebut atau sekitar Rp280 miliar akan dibagikan kepada para pemegang saham sesuai dengan proporsi kepemilikan.






