RUANGBICARA.co.id – Nama musisi asal Amerika Serikat, Ryan Adams, kembali menjadi pusat perhatian dunia. Hal ini terjadi setelah ia melontarkan pernyataan yang memicu kemarahan publik Australia.
Dalam unggahan media sosial yang kini sudah dihapus, Adams disebut menyindir keras negeri Kanguru dan menyebut Australia sebagai “the worst country ever” atau negara terburuk yang pernah ia kunjungi.
BACA JUGA: Arne Slot Akui Strateginya Salah Setelah Liverpool Hentikan Tren Kekalahan
Ungkapan kontroversial itu muncul setelah kegagalan tur konsernya di Australia dan Selandia Baru. Akibatnya, pernyataan tersebut langsung memicu amarah warganet, penonton konser, hingga kritik tajam dari media internasional.
Dilansir dari sejumlah media internasional, Ryan Adams diduga melontarkan kata-kata kasar lantaran kecewa dengan jalannya tur. Tak hanya itu, ia juga dikabarkan menyindir penonton, mengeluh soal teknis panggung, hingga akhirnya menyatakan tidak akan kembali tampil di Australia.
Tak lama setelah kontroversinya viral, Adams mengunggah permintaan maaf terbuka di media sosial. Dalam unggahan itu, ia mengaku menyesal dan ingin menjadi manusia yang lebih baik. Namun demikian, sentimen publik di Australia terlanjur memburuk, bahkan setelah permintaan maafnya disampaikan.
Banyak penggemar menilai insiden ini menjadi noda baru dalam perjalanan kariernya, dan kemungkinan besar nama Ryan Adams akan sulit dipulihkan di mata publik Australia.






