Tangerang – Polemik seputar proyek Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) kembali mencuat. Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai, menegaskan bahwa proyek strategis nasional (PSN) tersebut tidak memiliki masalah dan tidak akan memicu konflik dengan masyarakat setempat.
Namun, pernyataan ini mendapatkan tanggapan keras dari Kholid, seorang nelayan asal Banten.
Dalam sebuah unggahan video di akun TikTok @ibaraki1008, Kholid menilai pernyataan Yorrys Raweyai tidak berdasar. Ia bahkan menyebut Yorrys sebagai orang yang “cacat dalam pengetahuan.”
BACA JUGA:Â Teknologi Air Dome Pertama di Indonesia Resmi Diluncurkan di PIK 2
“Pengetahuan itu bisa dilihat dari sumbernya. Kalau sumbernya keruh, otomatis pengetahuannya juga keruh,” ujar Kholid, Selasa (28/1/2025).
Kholid menduga sumber informasi yang diterima Yorrys berasal dari pihak yang memiliki kepentingan dalam proyek tersebut, seperti Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI).
Ia menilai, informasi sepihak ini membuat Yorrys menganggap proyek PIK 2 berjalan tanpa masalah.






