Sejak 2016, Belasan Ribu Warga Desa Binaan PLTU Cilacap Terima Manfaat Cek Kesehatan Gratis

RUANGBICARA.co.id – Program cek kesehatan gratis yang dijalankan oleh PT Sumber Segara Primadaya (S2P) melalui PLTU Cilacap terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa binaan. Sejak pertama kali diluncurkan pada 2016, program bernama Cek Kesehatan Keliling (Cekeli) ini telah menjangkau belasan ribu warga di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Program tersebut merupakan bagian dari komitmen Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di bidang kesehatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.

BACA JUGA: Cek Kesehatan Gratis Jadi Gerakan Nasional, Kemenkes Targetkan 70 Juta Warga Ikut

Di wilayah pedesaan, akses layanan kesehatan dan kebiasaan untuk memeriksakan kondisi tubuh secara berkala masih menjadi tantangan. Banyak warga baru mendatangi fasilitas kesehatan ketika keluhan sudah cukup berat. Padahal, deteksi dini dan edukasi kesehatan dapat membantu mencegah berbagai komplikasi penyakit.

Melihat kondisi tersebut, S2P menghadirkan program Cekeli yang secara konsisten dilaksanakan setiap enam bulan sekali di enam titik pelayanan di tiga desa binaan perusahaan di Kabupaten Cilacap, yakni Desa Menganti, Desa Karangkandri, dan Desa Slarang.

Rata-rata lebih dari 2.000 warga menerima manfaat dari program ini setiap tahun. Pada 2025 saja, tercatat sebanyak 2.354 masyarakat mengikuti layanan cek kesehatan gratis tersebut.

Manager LK3 & CSR PT S2P, Zam Zam Nurjaman, mengatakan bahwa Cekeli tidak hanya memberikan layanan medis, tetapi juga berperan sebagai sarana edukasi kesehatan bagi masyarakat.

“Program ini kami rancang bukan sekadar layanan kesehatan sesaat, tetapi sebagai upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Edukasi menjadi kunci agar masyarakat mampu menjaga kesehatan secara mandiri,” ujarnya.

Program untuk Semua Usia

Program Cekeli terbuka bagi seluruh kelompok usia, mulai dari balita hingga lanjut usia (lansia). Mekanisme untuk mengikuti program ini pun cukup sederhana.

Informasi jadwal kegiatan biasanya disampaikan melalui perangkat desa setempat. Warga cukup datang ke lokasi pelayanan sesuai jadwal dengan membawa kartu identitas, kemudian mendaftar di tempat untuk mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan.

Beberapa layanan yang tersedia antara lain pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, kolesterol, asam urat, hingga pemeriksaan umum oleh dokter. Peserta juga dapat memperoleh obat atau vitamin sesuai dengan hasil pemeriksaan.

Jika ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, warga akan diberikan surat rujukan dan diarahkan untuk memanfaatkan BPJS atau fasilitas kesehatan terdekat.

Warga Juga Mendapat Edukasi

Keunikan program Cekeli tidak hanya terletak pada layanan medisnya, tetapi juga pada pendekatan edukatif yang interaktif.

Dalam setiap kegiatan, masyarakat mendapatkan penyuluhan mengenai pencegahan penyakit, pola hidup bersih dan sehat, kesehatan lingkungan, hingga pentingnya deteksi dini. Materi disampaikan secara praktis dan disesuaikan dengan kondisi kesehatan yang paling sering ditemukan di lapangan.

Interaksi dalam kegiatan ini juga berlangsung dua arah. Warga dapat bertanya langsung kepada dokter, berdiskusi, hingga melakukan konsultasi kesehatan secara personal.

Program ini melibatkan sekitar 20 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, serta tenaga pendukung medis. Selain itu, obat-obatan juga disediakan sesuai dengan kebutuhan peserta setelah menjalani pemeriksaan.

Untuk mendukung pelaksanaan program, PT S2P bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Kesugihan 2 serta Klinik Brayan Sehat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memastikan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.

Pemerintah desa juga berperan aktif dengan menyediakan lokasi kegiatan serta membantu koordinasi masyarakat agar program dapat berjalan dengan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *