Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi mengumumkan perubahan besar dalam jajaran direksi dan komisaris pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024, yang digelar pada Rabu, (7/5/2025).
Salah satu keputusan penting dalam rapat tersebut adalah pengangkatan Rivan Achmad Purwantono sebagai Direktur Utama, menggantikan Subakti Syukur.
Menariknya, selain menunjuk direktur utama baru, Jasa Marga juga mengangkat dua tokoh yang saat ini menjabat di lingkaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai komisaris. Mereka adalah Juri Ardiantoro dan Muhammad Asrorun Ni’am Sholeh.
BACA JUGA: Di Balik Manisnya Gula PT Laju Perdana Indah, Ada Derita Petani Pundenrejo
Pertama, Juri Ardiantoro kini resmi menjabat sebagai Komisaris Utama Jasa Marga, menggantikan Mohammad Zainal Fatah. Saat ini, Juri juga menjabat sebagai Wakil Menteri Sekretariat Negara, sehingga posisinya di Jasa Marga menjadi jabatan ganda (double job).
Juri dikenal sebagai tokoh berpengalaman dalam bidang pemilu, pemerintahan, dan organisasi masyarakat. Ia pernah menjadi Ketua KPU RI (2016–2017), Deputi IV di Kantor Staf Presiden, dan aktif di Nahdlatul Ulama serta kampus UNUSIA Jakarta.
Selain itu, Juri juga memiliki pengalaman di bidang pengawasan BUMN karena pernah menjadi komisaris di PT Pertamina Patra Niaga. Ia juga dikenal sebagai sosok yang aktif dalam tim kampanye presiden baik pada Pemilu 2019 maupun Pemilu 2024.
Tokoh lainnya adalah Muhammad Asrorun Ni’am Sholeh, yang ditunjuk sebagai Komisaris Independen Jasa Marga. Saat ini, Ni’am menjabat sebagai Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda di Kementerian Pemuda dan Olahraga RI. Dengan jabatan baru ini, ia juga merangkap dua posisi sekaligus di instansi negara dan BUMN.
Ni’am dikenal luas sebagai akademisi dan ulama. Ia merupakan Guru Besar Ilmu Fikih di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, pernah menjabat sebagai Ketua KPAI dua periode, dan aktif di Majelis Ulama Indonesia sebagai Ketua Bidang Fatwa.






